Breaking News:

Berita Lamongan

Kuncinya Sinergitas Semua Elemen, Progress Vaksinasi di Lamongan Lampaui Surabaya dan Gresik

"Saya sampaikan terima kasih kepada tenaga kesehatan, TNI Polri dan relawan yang terus bersinergi dalam percepatan vaksinasi ini," ujar Yuhronur.

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Deddy Humana
surya/hanif manshuri
Bupati Lamongan, Yuhronur Efend. 

SURYA.CO.ID, LAMONGAN - Berdasarkan data dashboard S1 Satu Data Covid Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), pencapaian vaksinasi harian di Kabupaten Lamongan mencapai 30.098 dosis.

Data capaian vaksinasi Lamongan per 13 September itu ternyata menjadi yang tertinggi di Jawa Timur, disusul Kota Surabaya 28.423 dosis dan Kabupaten Gresik 24.166 dosis.

"Petugas bergerak terus untuk mempercepat pencapaian target 70 persen vaksinasi dosis pertama, " kata Ketua Satgas Covid-19 Lamongan, Yuhronur Efendi, Rabu (15/9/2021).

Selain itu, kata Yuhronur, penanganan Covid-19 Lamongan saat ini juga sedang bergerak mempercepat kelompok lansia untuk divaksin, agar bisa mencapai setidaknya 60 persen.

"Saya sampaikan terima kasih kepada tenaga kesehatan, TNI Polri dan relawan yang terus bersinergi dalam percepatan vaksinasi ini," ujar Yuhronur.

Pemkab Lamongan sebelumnya sudah melakukan pelatihan pada ribuan relawan desa sebagai petugas input data di setiap desa. Ini adalah salah satu strategi untuk meningkatkan capaian vaksinasi harian.

Progress vaksinasi terus dipantau sampai 13 September 2021, dari total sasaran vaksinasi 1.063.543 orang di Lamongan, 38,97 persen telah menerima dosis pertama, dan 14,28 persen menerima dosis kedua.

Untuk kelompok tenaga kesehatan sudah menuntaskan vaksinasi dosis pertama dan kedua. Sedangkan untuk dosis ketiga sudah mencapai 83,57 persen. Kemudian pelayan publik dan tenaga pendidikan sudah menuntaskan dosis pertama dan 87,56 persen untuk dosis kedua.

"Sebanyak 21,53 persen lansia sudah disuntik dosis pertama dan 14,28 persen untuk dosis kedua. Untuk kelompok masyarakat umum dan rentan, 32 persen sudah divaksin dosis pertama dan 9,42 persen untuk dosis kedua," ungkapnya.

Capaian kelompok remaja juga sudah cukup tinggi. Sebanyak 61,68 persen dosis pertama dan 6,80 persen dosis kedua. Sedangkan 81,83 persen penyandang disabilitas sudah menuntaskan dosis pertamanya. Untuk ibu hamil yang sudah divaksin dosis pertama sebanyak 54,22 persen.

"Vaksin terbaik adalah vaksin yang tersedia. Dan saat ini metode terbaik untuk pengendalian pandemi selain penerapan protokol kesehatan adalah vaksinasi," pungkasnya. ****

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved