Breaking News:

Kepedulian Pembaca Kompas untuk Siswa MBR di Surabaya Melalui Bantuan Beasiswa Pendidikan

Yayasan Dana Kemanusiaan Kompas (DKK) kembali menyalurkan donasi pembaca Kompas dalam bentuk beasiswa pendidikan untuk siswa di Surabaya

Editor: Cak Sur
Istimewa/Humas Pemkot Surabaya
Wakil Editor Desk Regional Harian Kompas Agnes Swetta Pandia, mewakili Yayasan Dana Kemanusiaan Kompas menandatangani perjanjian bersama penyaluran beasiswa untuk siswa MBR tahun ajaran 2021/2022 dengan Pemerintah Kota Surabaya yakni Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Selasa (14/9/2021). 

SURYA.CO.ID, JAKARTA – Yayasan Dana Kemanusiaan Kompas (DKK) kembali menyalurkan donasi pembaca Kompas dalam bentuk beasiswa pendidikan untuk siswa di Surabaya yang berasal dari keluarga masyarakat berpenghasilan rendah atau MBR.

Kegiatan ini merupakan wujud kerja sama dengan Pemerintah Kota Surabaya, Jawa Timur untuk turut mencerahkan kehidupan bangsa khususnya pelajar Indonesia tanpa perlu terkendala oleh keterbatasan ekonomi.

Yayasan DKK menandatangani nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) dengan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi di Balai Kota Surabaya pada Selasa (14/9/2021) bersama sembilan pihak lainnya yang turut berkontribusi.

Dalam laporan Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya Supomo, beasiswa senilai Rp 12 miliar ini diberikan kepada pelajar di sekolah swasta selama tiga tahun ajaran.

Sejumlah Rp 5 miliar di antaranya berasal dari berbagai lembaga, perusahaan, yayasan, dan juga organisasi.

Sementara Rp 7,4 miliar lainnya merupakan bantuan kebaikan dari aparat sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkot Surabaya dengan pola anak asuh. Sebanyak 4.000 pelajar dapat terbantu masa depannya melalui beasiswa pendidikan ini.

Pemberian bantuan ini tidak diterima langsung oleh siswa namun diberikan kepada pihak sekolah melalui rekening sekolah tempat siswa belajar.

Supomo mengatakan, pihak sekolah dapat mengajukan pencairan uang sekolah ke Dinas Pendidikan Kota Surabaya, tentunya melalui verifikasi ketat agar bantuan ini tepat sasaran.
“Jadi, akurasi bantuan untuk siswa MBR ini benar-benar tepat sasaran dan bermanfaat,” ujar Supomo.

Dinas Pendidikan Kota Surabaya saat ini tengah mengembangkan aplikasi di mana donatur dapat memantau hasil pembelajaran anak asuhnya.

“Melalui aplikasi ini, nantinya pemberi beasiswa bisa mengikuti hasil pendidikan anak-anak asuh yang mereka biayai,” kata Supomo.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved