Breaking News:

Polemik di KPK

Kabar KPK Pecat Novel Baswedan Cs di Jumat Kramat 1 Oktober Beredar di WA, Ini Kata Firli Bahuri

Kabar penyidik senior KPK Novel Baswedan dan pegawai tak lolos TWK dipecat pada Jumat kramat 1 Oktober 2021 setelah muncul putusan Mahkamah Agung (MA)

Editor: Iksan Fauzi
Kolase Kompas.com
Penyidik senior KPK Novel Baswedan. Foto kanan: Ketua KPK Firli Bahuri. 

SURYA.co.id | JAKARTA - Kabar penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan dan pegawai tak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK) dipecat pada Jumat kramat 1 Oktober 2021.

Terkait kabar pemecatan Novel Baswedan Cs melalui pesan berantai aplikasi WhatsApp tersebut, Ketua KPK, Firli Bahuri angkat bicara.

Pesan berantai di WhatsApp itu menjelaskan bahwa surat keputusan ihwal pemberhentian Novel Baswedan Cs sudah ditandatangani.

"SK (Surat Keputusan) Pemberhentian kita sudah ditandatangani dengan TMT (Terhitung Mulai Tanggal) 1 Oktober 2021," bunyi pesan yang diterima awak media, Rabu (15/9/2021).

Lanjut pesan itu, dijelaskan proses penyusunan surat keputusan dilaksanakan oleh biro hukum, yang biasanya dilakukan oleh Biro Sumber Daya Manusia (SDM).

"Proses penyusunan SK dilaksanakan oleh Biro Hukum, yang mana biasanya dilakukan oleh Biro SDM. Baru penomorannya dilalukan oleh Plh Kabag Yanpeg," tulis pesan tersebut.

Mengenai kabar tersebut, Firli Bahuri mengatakan bakal menjelaskan kabar tersebut. "Nanti ada waktunya dijelaskan oleh KPK kepada publik," ujar Firli lewat pesan singkat, Rabu (15/9/2021).

Akan tetapi, jenderal polisi bintang tiga itu enggan merinci waktu pastinya KPK menjelaskan isu pemecatan pegawai gagal tes aparatur sipil negara (ASN) tersebut.

Firli meminta masyarakat tidak berspekulasi negatif terlebih dahulu.

Pasalnya, KPK belum membenarkan hal tersebut dengan keterangan resmi.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved