Breaking News:

Berita Surabaya

Biar Makin Semangat, Surabaya Bagi-bagi Rp 56 Juta untuk Para Pelaku UMKM

Cak Ji juga mengusulkan UMKM untuk menjadi Penerima BPUM UMKM sebesar Rp 1,2 Juta yang dikucurkan pemerintah pusat.

Penulis: Nuraini Faiq | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Nuraini Faiq
Wakil Wali Kota Surabaya Armuji bersama Wakil Ketua Komisi B DPRD Surabaya Anas Karno saat menyerahkan bantuan modal di tengah pandemi kepada UMKM Tenggilis Mejoyo, Rabu (15/9/2021). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Para pelaku Usaha, Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Surabaya diharapkan makin semangat untuk bangkit di tengah pandemi Covid-19. Salah satunya kelompok UMKM di Kecamatan Tenggilis Mejoyo, karena mendapatkan dana stimulus Rp 56 juta.

Bantuan kepada para pelaku ekonomi kerakyatan itu diserahkan Oleh Wakil Wali (Wawali) Kota Surabaya, Armuji bersama Wakil Ketua Komisi B DPRD Surabaya Anas Karno. Bantuan untuk 112 pelaku UMKM itu diberikan kepada perwakilan UMKM, Rabu (15/9/2021).

"Bantuan modal ini dari kantung pribadi untuk pelaku UMKM di Tenggilis Mejoyo. Semoga menjadi penyemangat bagi UMKM untuk bangkit. Mari bersama-sama berjuang bergerak memulihkan ekonomi," ujar Cak Ji, sapaan akrab Wakil Wali Kota Surabaya usai penyerahan bantuan.

Pemberian stimulus bantuan ini, sebagai tindak lanjut dari pertemuan dengan 112 Pelaku UMKM di Kecamatan Tenggilis Mejoyo beberapa waktu lalu. Rabu ini, perwakikan diundang ke Rumah Dinas Wakil Wali Kota Surabaya untuk menerima bantuan.

Di antara perwakilan UMKM Kecamatan Tenggilis Mejoyo yang hadir, di antaranya Rizqi UMKM Churros New Normal dan Himmah UMKM Fresh Cookies. Mereka senang dan termotivasi dengan perhatian Wawali Cak Ji.

Wawali dari PDIP ini menyebutkan, bahwa Fokus Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Surabaya di antaranya adalah Pemulihan Ekonomi. Di dalamnya melalui intervensi kebijakan untuk sektor Usaha Mikro Kecil Menengah dan Informal.

"Gerakan Pemulihan Ekonomi harus dilakukan secara kontinyu dan komprehensif. Semua harus bergotong-royong membangkitkan kembali gairah ekonomi Kota Surabaya dan hidup berdampingan dengan Covid -19," kata Cak Ji.

Cak Ji juga mengusulkan UMKM untuk menjadi Penerima BPUM UMKM sebesar Rp 1,2 Juta yang dikucurkan pemerintah pusat. Pemerintah Kota Surabaya juga akan memberikan pendampingan serta upaya promosi terhadap produk-produk lokal.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi B Anas Karno mendorong agar Pemerintah Kota Surabaya juga memiliki database akurat terkait UMKM, sehingga bisa memberikan intervensi tepat.

"Saya apresiasi langkah taktis Pak Wawali. Ini momentum kebangkitan ekonomi Surabaya," kata Anas.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved