Breaking News:

Berita Probolinggo

Begal Lari dan Masuk ke Hutan Probolinggo, Polisi Kejar Selama 2 Hari, Lalu Inilah yang Terjadi

Polisi dari Polsek Sukapura, Polsek Sumber dan Polsek Kuripan masih melakukan penyisiran di tempat pelarian para pelaku begal

Penulis: Danendra Kusumawardana | Editor: Adrianus Adhi
surya/m sudarsono
Ilustrasi 

SURYA.co.id, Probolinggo - Polisi dari Polsek Sukapura, Polsek Sumber dan Polsek Kuripan masih melakukan penyisiran di tempat pelarian para pelaku begal di Desa Gemito, Kecamatan Sumber, Kabupaten Probolinggo.

Para pelaku itu diketahui meninggalkan motor hasil rampasan Yamaha NMAX hitam Nopol N 4630 ML di jalan setapak tengah hutan. Kemudian, mereka nekat menuruni jurang sedalam 100 meter untuk melarikan diri dari kejaran polisi dan warga.

"Masih proses penyelidikan. Namun, sudah ada titik terang," katanya Kanit Reskrim Polsek Sukapura Bripka Indra Sena, Rabu (15/9/2021).

Indra mengungkapkan, kemarin, polisi sempat mengeluarkan tembakan peringatan di udara saat pengejaran. Namun, para pelaku tak menyerahkan diri dan tetap bertahan di tempat persembunyian.

"Pelaku masih berada di area hutan. Insyaallah dalam waktu dekat kami bisa meringkusnya," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Mohammad Aldi (17) warga Desa Laweyan, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo menjadi korban begal.

Ia dibegal oleh empat orang pelaku dengan mengendarai dua motor berboncengan di Jalan Raya Bromo, Desa Sukapura, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo.

kala itu korban yang berboncengan dengan seorang rekan perempuannya melintas dari arah utara ke selatan atau menuju Wisata Bromo.

Sesampainya di pertigaan jalan atau sekitar 100 meter dari Whiz Capsule Hotel Grand Bromo, Mohammad Aldi menepikan motornya.

Sepeda motor yang dikendarai Mohammad Aldi, yakni Yamaha NMAX hitam dengan Nopol N 4630 ML

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved