Breaking News:

Berita Pasuruan

Sindikat Penipu Pembelian Betoneser di Pasuruan Kirim Bukti Transfer Palsu, Korban Rugi Ratusan Juta

Satreskrim Polres Pasuruan membongkar sindikat penipuan jual beli betoneser di wilayah Pasuruan.

Penulis: Galih Lintartika | Editor: Parmin
surya.co.id/galih lintartika
Kasatreskrim Polres Pasuruan AKP Adhi Putranto Utomo dan jajaran memamerkan para tersangka penipuan betoneser bersama sejumlah barang buktinya. 

SURYA.co.id | PASURUAN - Satreskrim Polres Pasuruan membongkar sindikat penipuan jual beli betoneser di wilayah Pasuruan.

Modusnya para pelaku memakai bukti pembayaran palsu untuk mengelabui korbannya.

Anehnya korban baru sadar kalau bukti pembayaran itu palsu setelah pelaku beberapa kali melakukan transfer. Akibatnya korban merugi hingga ratusan juta.

Dalam kasus ini, Korps Bhayangkara meringkus enam tersangka. Tiga tersangka diringkus di tempat berbeda.

Dua diringkus di Magetan yakni DS dan RE. Sedangkan satu diringkus polisi di wilayah Pasuruan.

Tiga tersangka lainnya sudah ditahan di Rutan Jawa Timur karena terlibat dalam kasus kejahatan lain. Mereka adalah, JJ, DY dan BI.

Kasatreskrim Polres Pasuruan AKP Adhi Putranto Utomo mengatakan, para pelaku ini membuat korbannya di Pasuruan merugi sampai Rp 300 juta.

Disampaikannya, dalam melakukan aksinya, para pelaku ini terorganisir dan sangat rapi.

"Jadi memang dipersiapkan matang," katanya, Selasa (14/9/2021).

Menurut AKP Adhi Putranto,  para tersangka awalnya menawarkan betoneser di media sosial, melalui aplikasi Facebook. Setelah itu, mereka menunggu pembeli.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved