Breaking News:

Berita Nganjuk

Pengusaha Asal Kota Malang Diduga Gelapkan Mobil Pajero di Nganjuk Ajukan Penangguhan Penahanan

Pengusaha asal Kota Malang tersangka penggelapan mobil, BSN (46), mengajukan permohonan penangguhan penahanan kepada Kejari Nganjuk.

Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: Parmin
surya.co.id/ahmad amru muiz
Barang bukti mobil Mitsubishi Pajero yang diduga digelapkan tersangka BSN kini dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Nganjuk. 

SURYA.CO.ID|NGANJUK - Pengusaha asal Kota Malang tersangka penggelapan mobil, BSN (46), mengajukan permohonan penangguhan penahanan minimal tahanan kota kepada Kejari Nganjuk.

Alasannya tersangka seorang pengusaha memiliki tanggungan menjalankan usaha dan menghidupi banyak pekerja.

Hal itu diungkap kuasa Hukum tersangka BSN, Imam Ghozali SH,  Selasa (14/9/2021).

Imam menjelaskan, pengajuan penangguhan penahanan kliennya itu disertai jaminan bahwa tersangka tidak akan melarikan diri, tidak mengulangi perbuatannya, tidak akan mempersulit pemeriksaan.

"Para penjamin untuk permohonan penangguhan penahanan tersebut di antaranya dari keluarga, tim kuasa hukum tersangka, kolega bisnis, salah satu Ketua LSM di Nganjuk, dan seorang  pengasuh Ponpes di Kediri."

"Kami berharap permohonan itu dikabulkan Kejaksaan Negeri Nganjuk," kata Imam Ghozali.

Dijelaskannya, dalam proses hukum tersebut klienya cukup akomodatif dan menghormati proses hukum yang berjalan.

Di mana telah dilakukan pelimpahan tahap satu yakni pelimpahan tersangka dari penyidik Polres ke Kejaksaan Negeri Nganjuk dengan berita acara penyerahan di Rutan Nganjuk.

Pelimpahan tahap dua yakni penyerahan barang bukti 19 item yang diantaranya dua unit mobil yakni Mitsubishi Pajero dan Suzuki Ertiga.

"Dengan demikian proses pelimpahan kasus dugaan penggelapan mobil ini sudah selesai. Dan sekarang kami tinggal menunggu Kejaksaan melimpahkan perkara ini ke Pengadilan untuk disidangkan," ucap Imam Ghozali.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved