Breaking News:

Berita Surabaya

Mau Menonton di Bioskop, Warga Surabaya Harus Tunjukkan Bukti Vaksin Dosis Kedua

Ia mengimbau kepada pengelola bioskop untuk selalu melakukan pengawasan kepada perilaku pengunjung di dalam bioskop.

Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: Deddy Humana
surya/bobby koloway
Pemkot Surabaya melalui Satgas Covid-19 Surabaya mengecek kesiapan bioskop, Selasa (14/9/2021) jelang dibuka kembali. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Pemkot Surabaya melalui Satgas Covid-19 Surabaya mengecek kesiapan bioskop, Selasa (14/9/2021) jelang dibuka kembali. Prokes di bioskop harus berjalan lebih ketat.

Ini menindaklanjuti Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 42 Tahun 2021. Ini mengatur Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4, Level 3, dan Level 2 Covid-19 di wilayah Jawa dan Bali.

Masing-masing daerah diwajibkan mengecek kembali kesiapan bioskop dalam menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang ketat. Rencananya, bioskop sudah boleh buka.

Selasa (14/9/2021), jajaran BPB Linmas Surabaya berkeliling ke 19 bioskop yang tersebar di berbagai lokasi di Kota Surabaya. Pengecekan dilakukan mulai pintu, bagian dalam, hingga luar bioskop.

Juga mengecek scan barcode yang harus dilakukan oleh setiap pengunjung. Karena dalam Inmendagri ada sejumlah aturan yang diberlakukan. Di antaranya, pengunjung maksimal 50 persen dari kapasitas.

“Kalau lolos nanti bisa dibuka bioskopnya. Wajib scan barcode juga di PeduliLindungi, sehingga kelengkapannya juga harus sudah ada,” tegas Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi.

Kepala BPB Linmas Kota Surabaya, Irvan Widyanto mengatakan, bioskop wajib menerapkan aplikasi PeduliLindungi. "Sebab yang boleh masuk bioskop hanya yang sudah menerima vaksin dosis kedua, kalau belum ya tidak boleh masuk,” tegas Irvan.

Selain itu, satgas juga mengecek sirkulasi udara di dalam gedung bioskop. Pemkot juga telah merekomendasikan filter udara di dalam ruangan bioskop.

Satgas Mandiri di dalam bioskop juga kembali aktif. Penonton juga tidak boleh makan di dalam bioskop. "Kalau mau makan silakan keluar, lalu boleh masuk lagi,” tegasnya.

Berdasarkan hasil pengecekan hari ini, secara keseluruhan sudah menunjukkan kesiapannya untuk pembukaan bioskop. "Rata-rata hasilnya bagus, sehingga nanti kita persilakan untuk beroperasi. Bagi bioskop yang boleh beroperasi ya silakan beroperasi, tidak perlu surat-surat lagi.” tegasnya.

Nantinya, Satgas Covid-19 Surabaya akan melakukan pengawasan terhadap pembukaan bioskop itu. Apabila ada yang menyalahi regulasi, bisa dikenai sanksi penghentian operasi. "Kami akan terus awasi ketat, karena jangan sampai ini menjadi kluster,” ujarnya.

Ia mengimbau kepada pengelola bioskop untuk selalu melakukan pengawasan kepada perilaku pengunjung di dalam bioskop. "Ketika mereka tidak bisa masuk ya jangan masuk, jangan lantas diberi cara lain supaya bisa masuk, jangan begitu,” tegasnya.

Ia juga mengimbau para pengunjung untuk selalu disiplin dalam menjalankan prokes. “Jangan sampai membuka masker di dalam ruangan, karena itu untuk menjaga diri kita dan menjaga pengunjung lain,” imbuhnya.

Sementara Area Manager XXI Surabaya, Yoyok Santoso memastikan telah menyiapkan berbagai alat yang dipersyaratkan sesuai Inmendagri, yaitu barcode.

“Jadi kita sudah siap menjalankan prokes ketat kalau sudah diperbolehkan buka. Kami juga sudah memasang HEPA Filter sesuai dengan rekomendasi Satgas Covid-19 Surabaya. Jadi, semuanya sudah siap,” pungkasnya. ****

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved