Breaking News:

Berita Madiun

Korban Penculikan Bawa Bayi Saat Ditemukan, Polres Madiun Kota akan Lakukan Tes DNA

Saat ditemukan anggota Satreskrim Polres Madiun Kota di salah satu kontrakan di Sleman, ternyata korban membawa seorang bayi.

tribun jatim/sofyan arif candra
Kapolres Madiun Kota AKBP Dewa Putu Eka Darmawan (tengah) 

"Dari penyelidikan akan berkembang, pengaduan awal hanya penculikan anak. Tapi fakta yang kami temukan dia pegang anak," kata Dewa.

"Nanti penerapannya bisa persetubuhan, bisa UU Perlindungan Anak, tinggal dari hasil penyelidikan yang kita lakukan agar lebih kuat," lanjutnya.

Sebelumnya, Polres Madiun Kota berhasil menemukan KN (14) seorang anak yang diculik kenalan orang tuanya sejak setahun yang lalu.

KN berhasil ditemukan dalam keadaan selamat pada tanggal 6 September 2021 di Kabupaten Sleman, DIY bersama seorang bayi yang diduga anak dari KN.

"Sementara pelaku DN (36) ditemukan tanggal 7 di Banten dan saat ini sudah kita amankan," kata Kapolres Madiun Kota, AKBP Dewa Putu Eka Darmawan, Kamis (9/9/2021).

Polisi masih mendalami modus pelaku membawa lari korban mengingat keduanya juga sudah saling kenal.

"Intinya dibawa lari tanpa seizin orang tua. Kita terapkan pasal 332 KUHAP dengan ancaman hukumannya maksimal 7 tahun," lanjutnya.

Dewa akan melakukan gelar perkara untuk melakukan pendalaman lebih lanjut termasuk kemungkinan pelaku dikenai pasal perlindungan anak dibawah umur.

Apalagi korban juga dalam kondisi hamil saat dibawa lari oleh pelaku.

"Dari gelar perkara nanti akan terbukti. Artinya penyidikan kami akan berproses nanti seperti apa, jadi tidak bisa langsung kami terapkan," kata Dewa.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved