Breaking News:

Berita Madiun

Korban Penculikan Bawa Bayi Saat Ditemukan, Polres Madiun Kota akan Lakukan Tes DNA

Saat ditemukan anggota Satreskrim Polres Madiun Kota di salah satu kontrakan di Sleman, ternyata korban membawa seorang bayi.

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti | Editor: Titis Jati Permata
tribun jatim/sofyan arif candra
Kapolres Madiun Kota AKBP Dewa Putu Eka Darmawan (tengah) 

SURYA.CO.ID, MADIUN - Polres Madiun Kota masih melakukan penyelidikan untuk mendalami kasus penculikan anak di bawah umur.

KN (14) hilang selama setahun setelah diculik DN (36) dari orangtuanya.

Saat ditemukan anggota Satreskrim Polres Madiun Kota di salah satu kontrakan di Sleman, Provinsi DIY, ternyata korban membawa seorang bayi.

"Saat kita temukan sudah bawa bayi, tentunya kami mencurigai adanya perbuatan persetubuhan terhadap anak," kata Kapolres Madiun Kota, AKBP Dewa Putu Eka Darmawan, Selasa (14/9/2021).

Polres Madiun Kota masih mengumpulkan keterangan dan barang bukti untuk memperkuat penerapan pasal lain kepada pelaku DN.

Sementara ini, DN sudah dijerat dengan pasal 332 KUHP dengan ancaman 7 tahun penjara.

Baca juga: Cerita Pelatih PSBI Blitar, Pernah Ditolak Jadi Pemain Kini Dipercaya Sebagai Pelatih

"Kita harus lakukan penyelidikan lebih dalam karena kita tidak tahu anak siapa itu yang dipegang. Seandainya pun sudah ada pengakuan dari tersangka yang sudah kita amankan, masih belum kuat," lanjutnya.

Polisi akan melakukan pembuktian yang lain, dengan mecari keterangan dari saksi, serta yang paling penting adalah melakukan tes DNA.

"Ini untuk membuktikan anak itu anak siapa sehingga hubungan ayah ibu biologisnya jelas, kalau sudah tiga (alat bukti) maka dasarnya jelas," tambah Dewa.

Jika memang DN terbukti melakukan pencabulan terhadap KRN makan akan ada penambahan penerapan pasal lain.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved