Breaking News:

Berita Blitar

Jalur Maut Blitar-Malang Lumpuh Akibat Banjir Besar; Ada Pengendara Hilang Tertelan Genangan

Seperti dialami emak-emak yang melaju dari arah Barat atau Blitar, ia sampai terjatuh bersama motor matik yang dikendarainya. T

Penulis: Imam Taufiq | Editor: Deddy Humana
surya/imam taufiq
Ibu pengendara sepeda motor terlihat akhirnya putar balik karena jalan raya tergenang banjir di jalur Blitar-Malang, Selasa (14/9/2021). 

SURYA.CO.ID, BLITAR - Melintasi jalur antara Blitar-Malang, tepatnya di jalan Desa Siraman, Kecamatan Kesamben, seperti jauh dari kata aman. Selain kerap menjadi jalur maut bagi truk-truk tebu, jalan antar kabupaten itu ternyata juga mengalami banjir lumayan besar akibat hujan deras, Selasa (14/9/2021) siang.

Bahkan karena genangan cukup tinggi, jalur yang masuk wilayah Kecamaten Kesamben, Kabupaten Blitar itu mengalami macet dan lumpuh beberapa saat. Penyebabnya, karena hujan deras yang terjadi selama tiga jam, mulai pukul 13.00 WIB dan baru reda pukul 17.00 WIB.

Meskipun petang itu hujan sudah reda namun air yang mengenangi jalan tak langsung surut. Terutama jalan di depan BRI yang berseberangan dengan kantor Pos Kesamben.

"Tadi banyak sepeda motor yang mogok karena nekat menerobos genangan. Entah apa yang terjadi, karena tidak biasanya jalan di sini banjir seperti tadi," papar Wahyudi (45), seorang pedagang keliling yang sepeda motornya juga mogok akibat terjebak genangan air setinggi lutut.

Menurutnya, hujan siang itu cukup deras dan terjadi cukup lama. Namun tanpa diduga air di jalan raya itu terus meninggi hingga selutut orang dewasa, sehingga banyak sepeda motor mogok ketika nekat menerobosnya.

Seperti dialami emak-emak yang melaju dari arah Barat atau Blitar, ia sampai terjatuh bersama motor matik yang dikendarainya. Terlihat, ia tiba-tiba terjatuh dan terjerembab ke genangan air hingga kesulitan bangun.

Sebab begitu jatuh, langsung BLEB! tubuhnya seketika menghilang di bawah genangan dan ketika muncul lagi ia harus bangun dengan susah payah. Ajaibnya, meski sempat tenggelam, motornya masih bisa dihidupkan dan bisa dikendarai lagi.

"Sempat ditolong bangun oleh penggendara sepeda motor lainnya. Katanya, sempat menelan air banjir karena tubuhnya sampai terbenam ke air. Begitu bangun, ibu-ibu itu langsung melanjutkan perjalanan sehingga tak sampai terluka namun terlihat agak gemetaran," paparnya.

Memang, genangan di sepanjang jalur itu hanya sekitar 300 meter. Namun membuat banyak sepeda motor mogok dan mobil tidak berani menerobosnya. "Tak ada laporan kecelakaan terkait peristiwa itu," kata Iptu Udiono, Kasubag Humas Polres Blitar.

Namun Udiono menghimbau para pengendara motor agar tidak nekat menerbos kubangan air jika ada banjir serupa di lokasi itu. "Sebaiknya berteduh dulu sampai menunggu hujan reda atau mencari jalan alternatif," ujar Udiono.

Penyebab banjir di sepanjang jalan raya depan Bank BRI Kesamben itu karena diduga terjadi sumbatan pada drainasenya. Sebab banjir itu baru kali ini terjadi sehingga diperkirakan hujan pertama yang langsung deras membuat volume air tidak bisa lancar mengalir ke sungai. ****

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved