Breaking News:

Berita Malang Raya

Antisipasi Longsor, BPBD Kota Batu Pasang EWS di Sejumlah Titik Jelang Musim Penghujan

Meskipun intensitas hujan belum memasuki masa puncaknya saat ini, tetapi kewaspadaan harus terus diutamakan.

Penulis: Benni Indo | Editor: Titis Jati Permata
Foto Istimewa BPBD Kota Batu
Kendaraan berat membersihkan material tanah yang longsor di kawasan Jl Abdul Manan, Kota Batu, tahun lalu. 

SURYA.CO.ID, BATU – Mengantisipasi pergantian musim dari kemarau ke penghujan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu memasang Early Warning System (EWS) untuk mendeteksi pergerakan tanah secara dini.

Alat tersebut mengantisipasi potensi longsor yang biasa terjadi saat penghujan.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu, Agung Sedayu mengatakan titik rawan longsor di Kota Batu tersebar di Kecamatan Bumiaji yaitu Desa Gunungsari, Desa Sumberbrantas dan Desa Tulungrejo, lalu Kecamatan Batu berada di Desa Sumberejo.

Ada lima EWS yang dipasang oleh BPBD Kota Batu.

“Total ada 5 EWS yang terpasang, 2 di Dusun Brau, Desa Gunungsari dan satu lagi di Desa Sumber Brantas, Sumberejo dan Tulungrejo,” terangnya, Senin (13/9/2021).

Baca juga: Bupati Konawe Selatan Tertarik Datangkan Benih Porang Varietas Madiun 1

EWS akan memberikan informasi mengenai pergerakan tanah. Jika ada informasi yang masuk mengenai pergerakan tanah, maka penanganan dini bisa dilakukan sehingga meminimalisir potensi dampak parah akibat bencana alam longsor.

Agung mengatakan, meskipun intensitas hujan belum memasuki masa puncaknya saat ini, tetapi kewaspadaan harus terus diutamakan.

BPBD Kota Batu juga bakal melakukan penambahan 5 EWS di Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) tahun 2021.

“Setiap unit kami anggarkan kurang lebih Rp 110 juta. Sehingga akhir tahun ini bakal ada 10 EWS yang terpasang di Kota Batu,” katanya.

BPBD Kota Batu mengajak masyarakat tidak hanya mewaspadai longsor, namun juga potensi banjir.

Warga juga diimbau untuk menjauhi tebing tinggi atau daerah dekat aliran sungai karena debit air bisa meninggi sewaktu-waktu.

BPBD Kota Batu dalam laporan resminya sering menggelar kegiatan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terkait potensi terjadinya bencana melalui edukasi Desa Tangguh Bencana.

Dalam kegiatan tersebut, BPBD Kota Batu memberikan petunjuk bagaimana antisipasi awal bila sewaktu-waktu bencana terjadi.

“Misal evakuasi, cara berlindung, dan sebagainya,” kata Agung.

BACA BERITA MALANG RAYA LAINNYA

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved