Breaking News:

Berita Lamongan

494 Warga Binaan Lapas Kelas IIB Lamongan Disuntik Vaksin Covid-19

Sebanyak 494 warga binaan Lapas Kelas IIB Lamongan disuntik vaksin Covid-19 dosis pertama di aula Lapas Jalan Soemargo, Selasa (14/9/2021).

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Hanif Mashuri
Para warga binaan Lapas Kelas IIB Lamongan mendapat pelayanan suntik vaksin oleh petugas Polres Lamongan, Selasa (14/9/2021). 

SURYA.CO.ID, LAMONGAN - Sebanyak 494 warga binaan Lapas Kelas IIB Lamongan disuntik vaksin Covid-19 dosis pertama di aula Lapas Jalan Soemargo, Selasa (14/9/2021).

Vaksinasi Covid-19 ini dilaksanakan oleh Polres Lamongan dan diperuntukkan bagi warga binaan Lapas Kelas IIB Lamongan.

"Tujuan vaksinasi ini tentu untuk memberikan perlindungan dan mengantisipasi terhadap penyebaran virus Covid-19 bagi warga binaan yang berada di dalam Lapas Kelas IIB Lamongan, " kata Kapolres Lamongan, AKBP Miko Indrayana, Selasa (14/9/2021).

Miko menambahkan, pelaksanaan pemberian vaksin untuk warga binaan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten, melibatkan dokkes serta petugas kesehatan opuskesmas ini adalah ikhtiar mencegah penyebaran virus Corona di blok hunian lapas.

Sesuai jadwal, peserta sebanyak itu akan diselesaikan hari ini juga untuk mendapatkan vaksinasi Covid-19 dosis pertama.

"Jadi semuanya hari ini, dilaksanakan vaksinasi Covid-19 bagi warga binaa, " katanya.

Sesuai dengan rencana, vaksinasi Covid-19 untuk dosis pertama ini akan diselesaikan dalam satu hari ini dan selanjutnya akan dijadwalkan kembali pemberian vaksin dosis kedua ke depan.

Sebelum pelaksanaan vaksin, petugas memberikan penjelasan kepada warga binaan bahwa pentingnya vaksin bagi tubuh.

"Kami memberikan pemahaman kepada bahwa vaksin Covid-19 itu aman untuk digunakan dan juga menjawab kekhawatiran warga binaan setelah divaksin," kata seorang petugas.

Vaksin Covid-19 bukanlah obat, tetapi merupakan upaya untuk dapat mencegah penularan dan penyebaran Covid-19 dengan membentuk kekebalan tubuh.

"Pemberian vaksin ini bertujuan untuk membentuk kekebalan kelompok, melindungi dan memperkuat sistem kesehatan secara menyeluruh," pungkas Miko.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved