Breaking News:

Berita Kediri

Trauma Healing untuk Dua Bocah di Kota Kediri yang Ibunya Jadi Korban Pembunuhan

Trauma healing ini diberikan Kantor Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB)

Penulis: Didik Mashudi | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/didik mashudi
Kegiatan trauma healing Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan Dan Anak (P2TP2A) Kota Kediri di Rusunawa Dandangan. 

SURYA.CO.ID, KEDIRI - Personil Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan Dan Anak (P2TP2A) Kota Kediri memberikan trauma healing dua anak yang ibunya menjadi korban pembunuhan.

Trauma healing ini diberikan Kantor Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) melalui P2TP2A sebagai bentuk komitmen dalam mewujudkan Kota Kediri sebagai kota layak anak.

Trauma healing dilakukan sebagai upaya menyembuhkan trauma pada dua Anak yang Memerlukan Perlindungan Khusus (AMPK) di Rusunawa Kelurahan Dandangan, Kota Kediri.

Fera Ayu Delima, Koordinator P2TP2A Kota Kediri mengatakan, kakak beradik tersebut perlu mendapatkan pendampingan psikologis.

“Kami lakukan mengingat kedua AMPK tersebut membutuhkan pemulihan psikologis, dampak dari ibu kandungnya yang meninggal dunia karena menjadi korban pembunuhan,” jelas Fera Ayu, Senin (13/9/2021).

Dijelaskan, setelah kejadian yang tragis tersebut, kedua anak ini dirawat paman bersama neneknya yang tinggal di Rusunawa Dandangan.

Baca juga: Kapolres Kediri Kota Beri Penghargaan Polisi dan Masyarakat Dalam Penanganan Covid-19

Kegiatan ini merupakan bentuk tindak lanjut dari aduan masyarakat melalui satgas Pemberdayaan Perempuan dan Anak (PPA) yang mengkhawatirkan kondisinya.

“Kami mendapatkan aduan dari masyarakat yang mengatakan, pasca meninggalnya sang ibu, kakak beradik ini tampak perubahan sikap, lebih banyak diam dan sering berhalusinasi ibunya,” ujarnya.

Sementara untuk penyembuhan trauma psikologis anak-anak ini tidak bisa dilakukan dengan instan.

Siti Cholifah, Ketua Satgas PPA Kelurahan Dandangan menyebutkan, pihaknya aktif melakukan kunjungan setiap dua minggu sekali.

“Anak-anak kita ajak bermain, menggambar atau mewarnai, membaca buku cerita dan sebagainya,” ungkapnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved