Breaking News:

Berita Surabaya

Target Hilangkan Kasus Stunting di Surabaya, Eri Cahyadi Libatkan PKK

Pemkot Surabaya berupaya menurunkan presentase stunting dan kematian ibu hamil.

Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Bobby Constantine Koloway
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kota Surabaya, Rini Indriyani Eri Cahyadi memberikan bantuan kepada para ibu hamil di Kecamatan Krembangan, Senin (13/9/2021). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Pemkot Surabaya berupaya menurunkan presentase stunting dan kematian ibu hamil. Pemkot pun mensinergikan para ibu-ibu PKK uuntuk memberikan pendampingan kepada keluarga di Surabaya.

"Kami menargetkan nggak ada lagi bayi stunting atau ibu hamil yang meninggal di Surabaya," kata Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi dalam acara pemberian bantuan kepada ibu hamil di Surabaya, Senin (13/9/2021).

Sejak awal pemerintahannya di Maret lalu, Cak Eri mengatakan, Surabaya mempunyai program Surabaya Zero Stunting, Kematian ibu dan anak. Ini sebagai implementasi program Presiden Joko Widodo.

Memastikan hal tersebut, Pemkot memberikan intervensi kepada bayi sejak di dalam kandungan. Relawan dari tenaga kesehatan keliling untuk memastikan kesehatan ibu hamil dan anak yang di kandungan.

Cak Eri mengungkapkan, PKK ikut berkontribusi dalam pendampingan tersebut.

"Saya kerja sama dengan PKK dan (petugas) kecamatan," kata Cak Eri.

"Kalau ditopang PKK yang ada di bawah (kalangan masyarakat), (data) di update terus. PKK ini gerak dengan hati. Hati wanita yang lembut dan penuh empati," lanjutnya.

Dalam pendampingan tersebut, Cak Eri juga meminta PKK memastikan gizi warga terpenuhi. Pemkot juga akan memberikan bantuan vitamin kepada para ibu hamil.

Selain itu, PKK juga akan terlibat dalam pendataan para ibu dari keluarga Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Ini untuk mengantisipasi warga kurang mampu yang lolos dari pendataan.

Warga bisa melaporkan kepada PKK. Selanjutnya, PKK bisa berkoordinasi dengan jajaran lurah hingga camat.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved