Breaking News:

Berita Sidoarjo

Sejumlah Langkah Strategis Bupati Gus Muhdlor guna Menurunkan Angka Pengangguran di Sidoarjo

Terhitung ada sekitar 10,97 persen warga Sidoarjo menganggur karena berbagai sebab. Paling besar korban PHK (Pemutusan Hubungan Kerja).

Penulis: M Taufik | Editor: Parmin
surya.co.id/m taufik
Gus Muhdlor dalam penutupan pelatihan SPA Refleksiologi bagi warga Gedangan Sidoarjo, Senin (13/9/2021). 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Pandemi sangat berdampak pada dunia industri. Ujungnya, banyak masyarakat kehilangan pekerjaan selama pandemi dua tahun belakangan.

Terhitung ada sekitar 10,97 persen warga yang menganggur karena berbagai sebab. Paling besar adalah korban PHK (Pemutusan Hubungan Kerja).

Faktor lain penyebab banyaknya pengangguran di Sidoarjo adalah lesunya usaha yang dijalankan selama pandemi.

"Pengangguran terbuka di Sidoarjo besar, ada 10, 97 persen, sekitar 288 ribu orang," kata Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor di sela penutupan pelatihan SPA Refleksiologi bagi warga Gedangan di Kantor Kecamatan Gedangan, Senin (13/9/2021).

Karena itu, Pemkab Sidoarjo menggenjot program membuka lapangan kerja baru melalui pemberian pelatihan keterampilan berbasis kompetensi.

Pemberian bekal keahlian untuk para korban PHK dan masyarakat yang membutuhkan pekerjaan itu dilakukan secara masif di 18 kecamatan. Harapannya jumlah pengangguran di Sidoarjo turun.

"Selain itu juga diupayakan kerjasama dengan perusahaan melalui MoU penerimaan karyawan mengutamakan warga Sidoarjo," lanjutnya.

Gus Muhdlor minta semua pihak diharapkan bahu membahu mengatasi permasalahan pengangguran.

Kerja keras, kerja bersama jadi kunci keluar dari persoalan ini.

Semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diminta sinergi merealisasikan 17 program yang menjadi janjinya sebelum dilantik jadi Bupati Sidoarjo.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved