Breaking News:
Grahadi

Pemprov Jatim

Ratusan PMI dari Luar Negeri Terus Berdatangan ke Jatim, Gubernur Khofifah Perketat Sistem Karantina

Pemprov Jatim juga bertanggung jawab untuk menangani kedatangan tenaga migran yang asalnya dari 26 provinsi di Indonesia.

Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Fatimatuz Zahro
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menegaskan, bahwa tenaga migran dari luar negeri terus berdatangan masuk ke Jatim.

Bahkan, Pemprov Jatim tidak hanya bertanggung jawab untuk menangani kedatangan tenaga migran yang berasal dari Jatim saja, melainkan juga yang asalnya dari 26 provinsi di Indonesia.

Hal itu merupakan amanah dan tugas yang diberikan Satgas Covid-19 pusat kepada Pemprov Jawa Timur.

Disampaikan Gubernur Khofifah, bahwa sehari Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang datang ke Jatim berkisar antara 300 hingga 600 orang. Mereka masuk ke Jatim melalui angkutan udara di Bandara Juanda Sidoarjo.

Khofifah menyampaikan, upaya mengamankan pintu kedatangan dari luar negeri guna mencegah masuknya virus varian baru, dilakukan dengan memperketat sistem karantina.

Lantaran saat ini baru dua titik tempat karantina tenaga migran yang disediakan, yaitu di Asrama Haji dan juga Asrama Kemenag. Pemprov Jatim, dikatakan Khofifah akan menambah satu lagi tempat karantina.

Tempat karantina yang akan ditambahkan yaitu di pusat isolasi dan karantina di kantor BPWS sisi Kabupaten Bangkalan.

“Jatim mendapatkan tugas dari Satgas Covid-19 Pusat untuk menerima kedatangan PMI dari 26 provinsi di Indonesia yang lewat Jatim, yaitu lewat Juanda,” tegas Khofifah.

“Jumat kemarin itu yang datang ada 619 orang, lalu Sabtu yang datang 350 orang. Setiap hari selalu ada penerbangan yang membawa tenaga migran dan bahkan bisa lebih dari satu penerbangan,” tambahnya.

Sesuai dengan sistem yang baru, karantina pada tenaga migran dilakukan selama delapan hari. Sebelumnya karantina dilakukan hanya lima hari. Namun kini durasi karantina ditambah.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved