Breaking News:

Berita Sidoarjo

Pernah Dipenjara, Predator Anak Sidoarjo Berulah Lagi; Lecehkan Bocah 9 Tahun di Atas Motor

"Korban kesakitan, tetapi tetap dipaksa oleh pelaku. Dan sampai di rumah, korban mengadu kepada orangtuanya," lanjut kapolres.

Penulis: M Taufik | Editor: Deddy Humana
surya/m taufik
Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro menginterogasi tersangka pencabulan anak di bawah umur, Senin (13/9/2021). 

SURYA.CO.ID, SIDOARJO - Para orangtua diimbau berhati-hati saat melepas anak-anaknya pulang dari sekolah, karena pemangsa anak-anak di Sidoarjo kembali beraksi. Kali ini dialami seorang bocah perempuan berusia 9 tahun yang menjadi korban pelecehan pria berinisial S, asal Gedangan, Sidoarjo.

Pelaku yang merupakan predator anak itu pernah dipenjara karena kasus serupa. Namun begitu bebas, ia tidak jera mala melakukan perbuatan yang sama setelah bebas dari penjara.

Pria berusia 51 tahun itu mencabuli bocah berusia 9 tahun asal Wonoayu, Sidoarjo. Dalam aksinya, pelaku mendekati korban yang pulang sekolah sebelum dijemput orangtuanya.

Pelaku menawarkan mengantarkan pulang pakai motor, memberikan jajan, dan memberi uang. "Kejadiannya di Wonoayu. Modusnya mengantar pulang korban dan memberikan jajan," kata Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro dalam rilis kasus itu, Senin (13/9/2021).

Dengan buruk rayu itu, korban pun terseret untuk ikut. Tetapi ketika berada di atas motor, pelaku malah melecehkan bocah perempuan itu. Pelaku memasukkan tangannya ke pakaian korban dan sampai ke bagian tersembunyi sehingga bocah malang itu kesakitan.

Di tengah perjalanan, korban diajak mampir ke sebuah warung. Di sana, pelaku mengulangi perbuatan bejatnya sambil mengajak korban beli es. Bahkan lebih parah, sampai memaksa korban memegangi organ dewasa pelaku.

Setelah puas, pelaku lantas mengantar korban pulang tetapi hanya berhenti di depan gang. Di sana, pelaku memberi korban uang Rp 10.000 sambil mengancam korban agar tidak melaporkan kejadian itu kepada siapapun.

"Korban kesakitan, tetapi tetap dipaksa oleh pelaku. Dan sampai di rumah, korban mengadu kepada orangtuanya," lanjut kapolres.

Orangtua korban pun langsung melapor ke polisi. Dan dari hasil penyidikan, pemeriksaan saksi-saksi, pengakuan korban dan hasil visum, polisi akhirnya membongkar perbuatan bejat pelaku.

Bapak dua anak tersebut ditangkap dan harus meringkuk di penjara yang kedua kalinya dalam kasus serupa. "Pelaku ini memang residivis kasus pencabulan. Ia pernah dipenjara dalam kasus serupa, tetapi mengulangi perbuatannya setelah bebas dari penjara," lanjut kapolres. ****

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved