Breaking News:

Travel

Mulai Besok, Penumpang Kereta Api Lokal Wajib Tunjukkan Sertifikat Vaksin Covid-19

Kebijakan tersebut dilaksanakan menyesuaikan dengan terbitnya Surat Edaran Kementrian Perhubungan Nomor 69 Tahun 2021.

Editor: Titis Jati Permata
Foto Istimewa PT KAI Daop 8 Surabaya
Foto Ilustrasi, penumpang kereta api lokal di Stasiun Gubeng Surabaya 

SURYA.CO.ID, MALANG - Seluruh penumpang kereta api jarak jauh dan lokal kini diwajibkan menunjukkan kartu vaksin Covid-19 minimal dosis pertama melalui Aplikasi Peduli Lindungi.

Kebijakan tersebut dilaksanakan menyesuaikan dengan terbitnya Surat Edaran Kementrian Perhubungan Nomor 69 Tahun 2021.

Manajer Humas PT KAI Daop 8 Surabaya Luqman Arif mengatakan, syarat tersebut baru diberlakukan mulai Selasa, 14 September 2021.

"Mulai besok, aturan itu sudah mulai diterapkan dan berlaku juga untuk layanan KA Lokal yang dikelola oleh KAI," ucapnya, Senin (13/9/2021).

Sebelum naik kereta, bukti vaksinasi Covid-19 tersebut akan dicek petugas melalui layar komputer petugas boarding

Data vaksinasi akan otomatis muncul pada layar komputer petugas boarding.

Baca juga: Kurang Tujuh Tahun Pensiun, Pujiati Tetap Semangat Ikut Ujian PPPK Guru di Tulungagung

Karena KAI telah mengintegrasikan aplikasi PeduliLindungi dengan sistem boarding dan mewajibkan calon pelanggan menyertakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) pada saat pembelian atau pemesanan tiket KA Lokal.

"Jika data tidak muncul pada layar komputer petugas, maka pemeriksaan akan dilakukan secara manual dengan menunjukkan kartu vaksin calon pelanggan," ucapnya.

Dengan diberlakukannya syarat vaksin tersebut, maka Syarat STRP, Surat Tugas, atau surat keterangan lainnya tidak lagi menjadi syarat bagi pelanggan KA Lokal.

Syarat vaksinasi minimal dosis pertama tersebut juga menjadi syarat pada perjalanan KA Jarak Jauh.

Bedanya, pelanggan KA Jarak Jauh juga harus menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR maksimal 2x24 jam atau Rapid Test Antigen maksimal 1x24 jam sebelum jadwal keberangkatan.

Luqman menambahkan, secara umum pelanggan dengan usia di bawah 12 tahun masih tidak diperkenankan melakukan perjalanan dengan Kereta Api.

"KAI secara konsisten menerapkan protokol kesehatan yang ketat sesuai kebijakan pemerintah dan hanya mengizinkan pelanggan yang sesuai persyaratan untuk naik kereta api. Dengan demikian, diharapkan seluruh layanan Kereta Api dapat tetap diandalkan oleh masyarakat pada masa pandemi Covid-19," tandasnya. (Rifky Edgar)

BACA BERITA TRAVELING LAINNYA

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved