Breaking News:

Berita Gresik

Gresik Masuk PPKM Level 1, Gus Yani : Alhamdulillah Tetap Disiplin Protokol Kesehatan

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani saat memimpin rapat dalam penangganan Covid-19. Kabupaten Gresik kini masuk PPKM level 1.

Penulis: Willy Abraham | Editor: Parmin
surya.co.id/willy abraham
Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani saat memimpin rapat dalam penangganan Covid-19. Kabupaten Gresik kini masuk PPKM level 1. 

SURYA.co.id | GRESIK - Kabupaten Gresik akhirnya masuk ke dalam level 1. Hal ini berdasarkan data Kementrian Kesehatan yang diunggah Dinas Komunikasi dan Informasi Provinsi Jawa Timur.

Selain Gresik, daerah yang masuk dalam level 1 penanganan Covid-19  adalah Sidoarjo, Banyuwangi, Jember, Lamongan dan Pasuruan. Jawa Timur terbebas dari level 4.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menegaskan hal ini merupakan kerjasama semua pihak tanpa terkecuali. Masuk dalam level 1, diharapkan masyarakat tidak terlena. Tetap mematuhi protokol kesehatan dan vaksinasi terus digalakkan.

"Alhamdulillah kerja keras pemerintah dan masyarakat semoga tetap disiplin prokes," ucap Gus Yani sapaan akrab Fandi Akhmad Yani, Senin (13/9/2021).

Vaksinasi di Kabupaten Gresik terus digencarkan bersinergi dengan semua pihak. Hari ini, Presiden Joko Widodo memantau vaksinasi yang digelar Badan Intelijen Negara (BIN) di Gresik melalui video conference.

Sebanyak 5.500 dosis vaksin diberikan kepada masyarakat. Tersebar, di wilayah Kecamatan Cerme, Kebomas dan Bungah.

Sebelumnya, Ikatan Alumni Universitas Jember (IKUJE) juga melakukan serbuan vaksinasi di wilayah Manyar. Gencarnya vaksinasi di Kabupaten Gresik demi menciptakan herd immunity. Ditargetkan 70 persen warga Gresik sudah menerima vaksin di tahun ini.

Kompas Gramedia bersama Kalbe juga menggelar vaksinasi kepada pelajar dan ibu hamil.

"Jangan takut vaksin, semua sudah dipastikan aman. Vaksin ini membuat sistem kekebalan tubuh meningkat, mampu mengenali dan dengan cepat melawan. Meskipun sudah divaksin dan kekebalan tubuh kita meningkat, namun protokol kesehatan harus tetap diterapkan," tutupnya.

Mencuci tangan, menggunakan masker, menjaga jarak, mengurangi mobilitas dan menghindari kerumunan menjadi kunci mencegah penyebaran Covid-19.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved