Breaking News:

Berita Nganjuk

Diduga Gelapkan Mobil Aset Perusahaan, Seorang Pengusaha Asal Malang Ditahan Penyidik Polres Nganjuk

Seorang pengusaha asal Kota Malang, BSN (46) ditahan penyidik Polres Nganjuk terkait dugaan penggelapan mobil Pajero milik perusahaan.

Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: Parmin
surya.co.id/ahmad amru muiz
BSN saat menjalani tes antigen di RS Bhayangkara Nganjuk sebelum dilakukan penahanan oleh penyidik Polres Nganjuk. 

SURYA.CO.ID | NGANJUK - Seorang pengusaha asal Kota Malang, BSN (46) ditahan penyidik Polres Nganjuk.

Ini setelah warga Kelurahan Blimbing Kecamatan Blimbing Kota Malang itu diduga menggelapkan mobil Mitsubishi Pajero aset perusahaan milik rekannya yang warga Kabupaten Nganjuk pada awal 2021 lalu.

Kasubag Humas Polres Nganjuk, Iptu Supriyanto mengaku belum memiliki data lengkap terkait diamankanya salah seorang pengusaha tambang dalam dugaan kasus penggelapan mobil oleh penyidik Polres Nganjuk.

"Mungkin nanti setelah ada data lengkap atau mendapat penjelasan dari Kasatresrkrim bisa kami sampaikan semuanya," kata Supriyanto, Senin (13/9/2021).

Sedangkan Kuasa Hukum dari tersangka BSN, Imam Ghozali SH membenarkan bahwa kliennya ditahan dan kini dititipkan ke Rutan Nganjuk oleh penyidik Polres Nganjuk.

"Untuk itu, kami akan ikuti proses hukum yang sedang berjalan dan dialami klien kami hingga di Pengadilan nanti, dan junjung azas praduga tidak bersalah," kata Imam Ghozali.

Lebih lanjut dijelaskan Imam Ghozali, sebenarnya kasus dugaan penggelapan mobil perusahaan yang dituduhkan kepada kliennya tersebut berlebihan.

Ini dikarenakan kliennya masih dalam proses pengajuan gugatan perdata atas persoalan mobil perusahaan tersebut.

Di mana sebenarnya kasus tersebut berawal dari pinjam meminjam aset mobil perusahaan yang dilakukan kliennya dengan perusahaan.

"Tapi ternyata kasus pinjam meminjam mobil perusahaan itu berujung pada kasus pidana. Dan memang ada dugaan upaya kriminalisasi terhadap klien kami," ucap Imam Ghozali yang meminta untuk mengikuti persidangan nanti agar lebih detail tentang kasus tersebut.

Sedangkan Kuasa Hukum Pelapor, Prayoga Laksono SH mengatakan, pihaknya mengapresiasi jajaran Satreskrim Polres Nganjuk dalam mengungkap dugaan kasus penggelapan mobil yang dilaporkanya pada awal 2021.

Ini setelah dalam proses penyidikan semuanya diberikan kesempatan yang sama. Baik untuk pelapor, terlapor, maupun saksi-saksi dan sebagainya.

"Hingga fakta materiil dalam kasus tersebut bisa diungkap penyidik Polres Nganjuk. Itu dilakukan secara terbuka semuanya dan ini yang membuat kami sangat mengapresiasi tinggi," tutur Prayoga Laksono.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved