Breaking News:

Berita Lumajang

Bupati Lumajang Wadul Masalah Rekontruksi Bantuan Korban Gempa dan Air Bersih

Bupati Thoriq melaporkan masalah bantuan rekonstruksi kepada korban gempa di wilayah selatan Kabupaten Lumajang

Penulis: Tony Hermawan | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Tony Hermawan
Bupati Lumajang, Thoriqul saat berdialog dengan Ketua DPD RI, La Nyalla Mahmud Mattalitti di Peringgitan Pendopo Arya Wiraraja Kabupaten Lumajang, Senin (13/9/2021). 

SURYA.CO.ID, LUMAJANG - Bupati Lumajang, Thoriqul Haq menerima kunjungan kerja Ketua DPD RI, La Nyalla Mahmud Mattalitti di Peringgitan Pendopo Arya Wiraraja Kabupaten Lumajang, Senin (13/9/2021).

Dalam kesempatan itu, Bupati Thoriq melaporkan masalah bantuan rekonstruksi kepada korban gempa di wilayah selatan Kabupaten Lumajang yang terjadi sekitar 5 bulan lalu. Pasalnya, sampai sekarang bantuan tersebut belum cair-cair.

Akibatnya, tidak sedikit warga yang rumahnya yang mengalami kerusakan ringan memperbaiki bangunan rumahnya secara mandiri.

Bahkan, beberapa warga yang rumahnya mengalami rusak berat pun juga tidak sabar untuk segera membangun ulang tempat tinggal yang benar-benar layak.

"Sampai sekarang belum ada progres bantuannya yang dari APBN yang pembangunan rumah rusak berat, bantuan rusak sedang dan ringan, itu murni mandatori APBN sesuai aturan undang-undang," ungkapnya.

Selain itu, pria yang karib disapa Cak Thoriq juga melaporkan masalah yang setiap tahun dialami oleh warga Lumajang yang berada di kawasan Utara. Setiap musim kemarau warga di sana selalu tirakat air bersih karena kekeringan.

Dalam masalah air, Cak Thoriq berharap pemerintah pusat dengan pemda untuk melakukan penelitian bersama mencari titik sumber air.

Menurut dia, upaya pencarian titik sumber air bisa menjadi upaya kesiapsiagaan terhadap bencana kekeringan yang selalu terjadi setiap tahun di daerah rawan kekeringan.

Sementara Ketua DPD RI, La Nyalla Mahmud Mattalitti usai menerima aduan tersebut dirinya akan segera melakukan koordinasi dengan pihak Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

"Jadi kami tadi sudah terima aspirasi dari pak bupati, ada dua, yaitu SPAM Regional kemudian masalah bencana yang perlu ada percepatan dari BNPB," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved