Breaking News:

Berita Lamongan

Yayasan di Lamongan yang Naungi Mantan Napi Teroris Gelar Pengajian, Angkat Isu Taliban

Setelah lama libur selama PPKM, Yayasan Lingkar Perdamaian (YLP) beranggotakan para mantan napi teroris (napiter) kembali menggelar program Pengajian

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Adrianus Adhi
SURYA.co.id/Hanif Manshuri
Ketua YLP, Ali Fauzi membeber pola aksi Taliban dahulu dan sekarang diacara pengajian jalan terang di serambi Masjid Baitul Muttaqin Tenggulun Solokuro, Lamongan, Sabtu (11/9/2021) 

Abu Bilal
Abu Bilal adalah mantan Instruktur Mujahidin Afganistan. Selama 5 tahun di Afganistan, ia mengikuti pendidikan militer lulus pangkat Letnan Satu. Tidak hanya mempelajari strategi perang, namun juga belajar mengoperasikan segala macam senjata.

Bahkan cara merakit bom dengan segala teknik serta keperuntukkannya juga ia pelajari. "Saya bergabung dengan Mujahidin Afghanistan, " katanya.

Abul Bilal menguraikan banyak hal selama di Afganistan. Namun ia tekankan ia sangat tidak setuju adanya konflik di Afganistan dibawa dan diterapkan di Indonesia.

Diakui, ia tidak pernah membuat  aksi di Indonesia. Dan hanya membantu di Ambon karena konflik internal.
Abu Bilal juga menolak  aksi brutal, membunuh, termasuk pengeboman yang menyasar semisal pos polisi, gereja serta tempat vital lainnya. "Itu saya tidak setuju, " tandasnya.

Ditanya ketertarikannya bertandang ke Afganistan setelah lulus D3 Fakultas Ekonomi dari salah satu universitas negeri favorit di Malang,  Abul Bilal mengungkapkan, saat itu lantaran didorong  keinginannya menjadi seorang tentara. " Saya dua kali masuk TNI, tapi dua kali itu juga gagal, " kelakarnya.

Namun ia bersyukur selama di Afganistan ia sudah mendapatkan semua yang diinginkannya.

Diakhir acara, Ali Fauzi menghadiahkan jam tangan yang dipakainya untuk seorang mantan napiter asal Mojokerto, Lutfi yang baru sebulan keluar dari Lapas setelah 4 tahun menjalani hukuman.

(Hanif Manshuri)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved