Breaking News:

Berita Surabaya

PT AMA Lepas Ekspor Perdana 1020 Botol Produk Prebiotik ke Tiongkok

Produsen prebiotik Pro Em-1, PT Agro Mitra Alimentare (AMA), melakukan ekspor perdana dengan tujuan pelabuhan Shanghai, Tiongkok

Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: irwan sy
sri handi lestari/surya.co.id
Direktur Utama PT AMA, Apt Ge Recta Geson S Si bersama Bupati Malang, HM Sanusi (dua dan tiga dari kanan) saat pelepasan 1 kontainer ekspor produk prebiotik di pabrik PT AMA, kawasan Pakis, Kabupaten Malang, Kamis (9/9/2021). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Produsen prebiotik Pro Em-1, PT Agro Mitra Alimentare (AMA), melakukan ekspor perdana dengan tujuan pelabuhan Shanghai, Tiongkok, Kamis (9/9/2021).

Pelepasan truk pengangkut kontainer berisi 1.020 botol tersebut dilakukan Direktur Utama PT AMA, Apt Ge Recta Geson S Si bersama Bupati Malang, HM Sanusi.

Seusai pelepasan kontainer ekspor menuju ke Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya tersebut, Ge Recta mengatakan, ekspor ini menjadi terobosan baru bagi PT AMA, yang baru operasional dalam dua tahun terakhir.

"Sekaligus tantangan bagi kami. Sebenarnya target ekspor sudah kami siapkan di awal tahun 2021 ini, tapi awal tahun lalu ada puncak pandemi, yang membuat permintaan domestik meningkat, sehingga kami penuhi dulu pasar domestik," jelas Recta.

Kemudian rencana ekspor akan diberangkatkan di bulan Mei 2021, tapi kembali mundur karena pandemi juga mengalami peningkatan penderita Covid 19, hingga baru realisasi di bulan September 2021 ini.

Diakui Recta, permintaan produk prebiotik Pro Em-1 di pasar domestik selalu meningkat di tengah peningkatan jumlah penderita Covid 19.

Padahal produk ini tidak hanya untuk pencegahan dan pengobatan infeksi karena covid 19 saja, tapi juga infeksi lainnya.

"Jadi ini yang membuat kami edukasi terus tentang produk prebiotik, di mana produk prebiotik ini bisa bermanfaat untuk banyak hal dan mampu meningkatkan kebaikan usus," jelas pengusaha alumni Fakultas Farmasi Universitas Surabaya tersebut.

Bupati Malang, HM Sanusi yang hadir dalam keberangkatan tersebut, mengakui bangga dengan keberhasilan PT AMA melakukan ekspor ke Tiongkok.

"Melengkapi ekspor lain dari Kabupaten Malang yang baru-baru ini juga saya hadiri, yaitu ekspor kopi Dampit, ekspor olahan ikan tuna dan pindang juga dari Dampit, serta ekspor sayur Poncokusumo di beberapa negara, seperti Taiwan dan Singapura," ungkap Sanusi.

Tampak hadir dalam pelepasan ekspor secara virtual, Penny Kusumastuti Lukito, Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) pusat dan secara langsung Kepala BPOM Jatim, Rustyawati.

Keduanya memberikan apresiasi terhadap langkah bisnis yang dilakukan PT AMA dan bisa menjadi nilai lebih bagi produk farmasi Indonesia untuk pasar global.

"Semoga ada keberlanjutan lagi dan kami sangat apresiatif dengan capaian dari PT AMA ini," ungkap Penny.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved