Breaking News:

Berita Banyuwangi

Greenation Ajak Nelayan Pancer Pelopori Kebersihan Laut, Jaring Ikannya Tetapi juga Ambil Sampahnya

Dalam pelaksanaannya, tim EcoRanger Banyuwangi membina 60 nelayan di Dusun Pancer untuk mengelola sampah.

Penulis: Haorrahman | Editor: Deddy Humana
surya/haorrahman
Wabup Banyuwangi, Sugirah meresmikan program Fishing For Litter (FFL) atau mengambil sampah di laut. 

SURYA.CO.ID, BANYUWANGI - Pengembangan tempat wisata alam di Banyuwangi semakin melangkah maju, bersamaan penanaman kesadaran untuk menjaga lingkungan. Setelah melakukan pendampingan pengolahan sampah laut di Pantai Pulau Merah, kini Non-Governmental Organization (NGO) lingkungan hidup, Greenation bersama nelayan mengelola sampah laut di Pantai Pancer Banyuwangi.

Greenation merupakan organisasi lingkungan hidup nirlaba yang fokus pada isu pengelolaan sampah, utamanya sampah anorganik laut. Dalam mengelola sampah laut, NGO asal Bandung itu membentuk EcoRanger yang di dalamnya terdiri 15 aktivis lingkungan.

“Terima kasih kepada tim Ecoranger yang terus berkomitmen melakukan pendampingan pengelolaan sampah laut di Banyuwangi. Setelah di Pulau Merah, kini mereka bergeser mendampingi nelayan Pancer. Kami turut senang banyak pihak yang terus mendukung upaya Banyuwangi mengurangi sampah laut,” kata Wakil Bupati (Wabup) Banyuwangi, Sugirah, Minggu (12/9/2021).

Wabup Sugirah sebelumnya hadir dalam peresmian program Fishing For Litter (FFL) atau mengail sampah di laut pada 7 September 2021 lalu. Program tersebut diresmikan Project Coordinator Greenation Foundation, Nur Almira Rahardian, di Kantor Instalasi Pelabuhan Perikanan Pantai (IPPP) Pancer, Kecamatan Pesanggaran.

“Saya salut dengan komitmen mereka yang tinggi atas masalah persampahan laut. Kita berharap dengan berkurangnya sampah, ekosistem laut tetap terjaga, sehingga produksi ikan di laut Banyuwangi melimpah,” ujar Sugirah.

Ecoranger telah melakukan program pengelolaan sampah di kawasan destinasi wisata Pulau Merah dengan melibatkan masyarakat setempat sejak 2018. Setelah dua tahun berkiprah, kini mereka mulai mengajak nelayan Pantai Pancer untuk terlibat dalam upaya pembersihan laut.

“Ini merupakan upaya mengurangi sampah plastik di laut dan pesisir dengan memberdayakan nelayan. Pancer menjadi pilot project karena di daerah ini sudah ada kelompok nelayan yang memulai aktivitas FFL. Jadi kami ingin memperkuat pemberdayaannya,” kata Almira.

Dalam pelaksanaannya, tim EcoRanger Banyuwangi membina 60 nelayan di Dusun Pancer untuk mengelola sampah. Mulai dari mengajak, mereka mengambil dan meminimalisir sampah di laut hingga memilahnya saat di darat.

“Kami ajak mereka untuk melakukan praktik perikanan ramah lingkungan. Misalnya, sampah yang mereka temui saat menjaring atau memancing ikan, harus diambil dan dibawa pulang ke darat. Begitu juga sampah yang mereka hasilkan sendiri, seperti kertas atau plastik pembungkus nasi, pancing, atau jaring bekas, semua harus dibawa ke pulang untuk dipilah dan dikelola,” terang Almira.

Sampah yang mereka hasilkan kemudian dimasukkan ke dropping point, ditimbang oleh tim EcoRanger, selanjutnya diangkut dan dikelola di Sentra Kelola Sampah di kawasan destinasi wisata Pulau Merah yang letaknya tidak jauh dari Dusun Pancer.

“Nanti setiap bulan akan ada insentif bagi kelompok yang menghasilkan sampah paling banyak. Insentif ini bisa mereka kelola untuk kesejahteraan bersama. Sehingga kegiatan ini juga memberikan nilai ekonomis bagi nelayan. Ini reward untuk mereka yang telah berkontribusi mengurangi sampah di laut dan pesisir,” kata Almira.

Para nelayan juga akan dibekali pelatihan terkait kelembagaan, mulai dari pembentukan kelompok, cara membuat laporan, hingga rencana anggaran biaya (RAB).

“Harapannya kelompok ini bisa menjadi embrio Kelompok Usaha Bersama (KUB) yang jelas legalitasnya. Sehingga para nelayan bisa mudah mengakses program-program dari pemerintah,” lanjut Almira.

Program ini disambut baik oleh para nelayan Pancer, salah satunya Efendi. Efendi mengaku sangat antusias dengan program pengurangan sampah tersebut. “Dengan senang hati akan ikut membersihkan laut dari sampah. Karena saya ingin Pancer tetap bersih,” kata Efendi. ****

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved