Breaking News:

Berita Gresik

Percepat Pembangunan Pabrik Soda Ash, Menteri Investasi Tinjau Lokasi Lahan di Kabupaten Gresik

Nilai investasi pembangunan pabrik tersebut sebesar Rp 5 Triliun dan ditargetkan selesai pembangunan selama 3 tahun.

Penulis: Sugiyono | Editor: Titis Jati Permata
Foto Istimewa Petrokimia Gresik
Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia bersama jajaran Direksi Petrokimia Gresik dan Direksi Pupuk Indonesia saat melihat langsung lokasi rencana pembangunan pabrik soda ash, Jumat (10/9/2021). 

SURYA.CO.ID, GRESIK – Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia melihat langsung lokasi lahan di Kabupaten Gresik yang akan dibangun Pabrik Soda Ash atau Natrium Karbonat (Na2CO3), Jumat (10/9/2021).

Kedatangannya untuk memastikan pembangunan pabrik tersebut bisa segera dibangun.

“Kunjungan langsung ini untuk mengecek lokasi secara langsung, sebab Petrokimia Gresik ingin membangun pabrik Soda Ash yang belum ada di Indonesia. Selama ini kebutuhan Soda Ash seluruh Indonesia mencapai satu juta ton pertahun,” kata Bahlil Lahadalia, dengan damping jajaran Direksi Petrokimia Gresik dan Direksi Pupuk Indonesia.

Lebih lanjut Bahlil Lahadalia menambahkan, nilai investasi pembangunan pabrik tersebut sebesar Rp 5 Triliun dan ditargetkan selesai pembangunan selama 3 tahun.

“Dan lebih cepat lebih baik, sehingga bisa mengurangi impor Soda Ash,” katanya.

Baca juga: Ini Lima Destinasi Wisata di Kawasan Gunung Bromo yang Sudah Dibuka Kembali

Sementara, Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo berterimaksih kepada Menteri Investasi yang datang dan melihat langsung lokasi rencana pembangunan pabrik soda ash.

“Kami kedatangan pak menteri investasi dan mendapat suprot dalam membangun pabrik soda ash. Selama ini kebutuhan soda ash di Indonesia dalam setahun mencapai satu juta ton, semuanya impor. Alhamudlillah kami mendapat suport dari Menteri Investasi,” kata Dwi Satriyo.

Lebih lanjut Dwi Satriyo mengungkapkan, Pabrik Soda Ash berkapasitas 300 ribu ton per tahun ini, rencananya akan mulai beroperasi pada akhir tahun 2024 dan bakal menjadi yang pertama di Indonesia.

“Keberadaan pabrik ini sangat penting dan menjadi terobosan transformatif dalam mendukung kemajuan industri kimia nasional,” imbuhnya.

BACA BERITA GRESIK LAINNYA

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved