Breaking News:

Berita Banyuwangi

Cerita Pilu Pelajar SMP Buang Bayi ke Sumur Klinik di Banyuwangi, Korban Rudapaksa Kakek 60 Tahun

Berikut cerita pilu seorang pelajar SMP di Banyuwangi korban rudapaksa pria berusia 60 Tahun membuang janin bayinya ke sumur klinik dokter umum.

Penulis: Haorrahman | Editor: Iksan Fauzi
SURYA.co.id/Haorrahman
Proses evakuasi bayi yang dibuang pelajar SMP ke dalam sumur di sebuah klinik dokter umum di Banyuwangi. 

SURYA.co.id | BANYUWANGI - Berikut cerita pilu seorang pelajar SMP di Banyuwangi korban rudapaksa pria berusia 60 Tahun membuang janin bayinya ke sumur klinik dokter umum, milik dr Neni Destriana di Kecamatan Kabat.

Awalnya, si pelajar perempuan itu merasa sakit perut lalu dibawa pamannya ke klinik dokter tersebut. Saat diperiksa, pelajar itu mengeluhkan sakit perut dan pergi ke toilet serta melahirkan di sana.

Kakek berinisial S adalah pelaku rudakpaksa terhadap pelajar SMP tersebut. S merupakan warga Kecamatan Blimbingsari. Dia pertamakali merudapaksa korban pada April 2020.

"Korban diiming-imingi dan diancam, sehingga mengakibatkan hamil dan melahirkan. Korban panik kemudian membuang bayinya ke sumur di praktik dokter umum ini," kata Kapolresta Banyuwangi AKBP Nasrun Pasaribu, Sabtu (11/9/2021).

Kasat Reskrim Polresta Banyuwangi AKP Mustijat Priyambodo melanjutkan, rudapaksa anak di bawah umur itu dilakukan pelaku saat kedua orang tua korban tak ada di rumah.

Pada saat ke dokter umum, kata Mustijat, korban diantar oleh pamannya. Pamannya khawatir karena korban mengeluh sakit perut.

Kronologi pengungkapan kasus

Proses evakuasi bayi yang dibuang pelajar SMP ke dalam sumur di sebuah klinik dokter umum di Banyuwangi. Pelajar SMP itu korban rudapaksa kakek 60 tahun.
Proses evakuasi bayi yang dibuang pelajar SMP ke dalam sumur di sebuah klinik dokter umum di Banyuwangi. Pelajar SMP itu korban rudapaksa kakek 60 tahun. (SURYA.co.id/Haorrahman)

Kasus ini terungkap setelah ditemukan bayi yang dibungkus plastik di sumur tempat praktik dr Neni Destriana, di Kecamatan Kabat, Jumat (10/9/2021).

Perbuatan membuang bayi itu terungkap setelah terekam CCTV di tempat klinik dokter tersebut.

Neni membenarkan pembuangan bayi itu. Neni menjelaskan anak perempuan itu merupakan pasien di tempatnya. Pasien ini mendaftar dengan keluhan nyeri di perut.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved