Breaking News:

Berita Surabaya

Rebutan Lahan, Preman di Surabaya Nekat Keroyok Anggota Polisi dan Seorang Wanita

RF dengan arogan memprovokasi rekan-rekannya sehingga melakukan penyerangan ke anggota dengan cara memukul kepala korban menggunakan vas bunga

Penulis: Firman Rachmanudin | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Firman Rachmanudin
Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan menunjukkan barang bukti kasus pengeroyokan preman terhadap anggota polisi, Jumat (10/9/2021). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Roni Frieds (43) warga Jalan Rungkut Lor Surabaya, diamankan Unit Jatanras Polrestabes Surabaya lantaran melakukan penganiayaan terhadap seorang wanita dan anggota kepolisian di Jalan Gununganyar Tambak (Barat Ruko Sipoa) Surabaya pada Sabtu (4/9/2021), sekitar pukul 18.00 WIB.

Penganiayaan tersebut didasari atas adanya saling klaim atas kepemilikan lahan atau tanah di Jalan Gunung Anyar Tambak Surabaya.

Masing-masing pihak mengklaim saling bersengketa dan salah satu pihak, yaitu pelapor membangun pos dan memasang papan yang menyatakan bahwa tempat ini adalah miliknya, sekitar tanggal 10 Juni 2021.

Roni Frieds yang merupakan penjaga bayaran membawa rekannya yang kini masih DPO datang ke lokasi untuk merusak pos, sehingga tidak bisa digunakan lagi.

“Kemudian, tanggal 4 September 2021, sekitar pukul 18.00 WIB, korban BR, Y, MAS dan AAS (polisi berpakaian preman) mendatangi lahan untuk komunikasi memediasi dengan pihak-pihak tersebut. Namun, upaya itu malah membuat para pelaku ini nekat menyerang,” kata Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan, Jumat (10/9/2021).

Pada saat di lokasi, salah satu korban yang merupakan anggota Polri, diajak oleh tersangka RF masuk di dalam pos dan para korban lainnya di luar pagar dijaga oleh sekitar sepuluh teman-teman Tersangka RF.

Selanjutnya di dalam pos, RF dengan arogan memprovokasi rekan-rekannya sehingga melakukan penyerangan ke anggota dengan cara memukul kepala korban menggunakan vas bunga.

Sementara korban lain dikeroyok hingga menggalami memar pada muka dan tangan.

Tak hanya itu, salah satu sepeda motor milik korban juga dirusak oleh para pelaku hingga mengakibatkan kaca spion pecah dan kaca speedometer retak.

“Atas kejadian tersebut korban melaporkan ke Polrestabes Surabaya untuk dilakukan visum dan penyelidikan lebih lanjut,” ujar Kapolrestabes Surabaya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved