Breaking News:

Berita Surabaya

Ketua Komisi D Desak Gratiskan Tes Swab Antigen Bagi Peserta CPNS dan PPPK di Surabaya

Komisi D DPRD Surabaya meminta Pemkot Surabaya agar menggratiskan tes swab antigen peserta tes CPNS dan PPPK

Penulis: Nuraini Faiq | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Ahmad Zaimul Haq
Ilustrasi - Peserta seleksi kompetisi bidang (SKB) CPNS Pemkot Surabaya 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Ketua Komisi D DPRD Surabaya, Khusnul Khotimah meminta Pemkot Surabaya agar menggratiskan tes swab antigen peserta tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Hasil tes swab ini menjadi salah satu persyaratan peserta mengikuti tes serentak CPNS dan PPPK.

"Tentu tes swab ini membayar. Saya berharap Dinas Kesehatan membantu menggratiskan setiap calon peserta tes CPNS dan PPPK itu," kata Khusnul Khotimah, Jumat (10/9/2021).

Menurutnya, diwajibkan untuk melakukan pemeriksaan tes antigen pada H-1 sebelum pelaksanaan tes CPNS atau PPPK.

"Rencananya, tes akan diselenggarakan mulai 13 hingga 17 September 2021," ungkap Khusnul.

Bantuan tes antigen ini, lanjut Khusnul, sangat dibutuhkan para peserta tes. Oleh karena itu, Pemkot Surabaya harus hadir untuk membantu mereka. Apalagi mereka juga bagian dari warga Surabaya yang tengah berusaha mencari pekerjaan dan status kerja yang lebih baik.

"Mungkin teknis tes swab antigennya bisa dilakukan di puskesmas terdekat. Surat keterangan hasil pemeriksaan swab antigen itu juga harus secepatnya," ujar Khusnul yang Wakil Ketua DPC PDIP Surabaya ini.

Sebelumnya, Pengurus Koordinator Daerah Forum Honorer Kategori Dua Indonesia (FHK2I) Surabaya, juga telah mengirim surat permohonan fasilitas tes swab antigen pada peserta seleksi guru pegawai PPPK 2021 ke Kepala Dinkes Surabaya. Surat permohonan tersebut telah dikirim pada 9 September 2021.

Dalam surat itu, pengurus FHK2I memohon kepada Kepala Dinkes Surabaya untuk melakukan fasilitas tes antigen dan vaksin Covid-19, sebagaimana persyaratan mengikuti tes PPPK 2021.

Syarat tersebut tertuang dalam surat Kementerian Kesehatan Nomor SR.04.01/II/2309/2021 pada 6 September 2021. Total peserta Tes P3K dan CPNS untk kota Surabaya sebanyak 2.083 peserta.

"Kalau misalnya hasil tes swabnya positif, juga tetap diizinkan ikut tes dengan prosedur terpisah. Bisa tes di RS atau isolasi terpusat. Mereka kuliah bertahun-tahun dan mengabdi puluhan tahun demi mengejar impian bekerja lebih baik," kata Khusnul.

Politisi perempuan PDIP ini juga berpesan agar semua peserta tes CPNS dan PPPK tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) selama pelaksanaan tes.

Meski mereka sudah dinyatakan negatif berdasarkan tes antigen, tapi harus tetap jangan abai prokes.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved