Breaking News:

Berita Surabaya

Instruksikan Sekolah Kembalikan Uang Siswa MBR, Pemkot Surabaya Akan Ganti Dengan Seragam Gratis

Kemudian proses pengembalian biaya seragam di antaranya dilakukan di SMPN 15 Surabaya. Itu sudah dilakukan sejak Kamis (9/9/2021).

surya/bobby koloway
Koperasi sekolah mengembalikan uang seragam dari siswa keluarga Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di Surabaya, Jumat (10/9/2021). 

Saat ini, kata Supomo, siswa dibebaskan untuk menggunakan seragam apa saja saat PTM. Bisa menggunakan seragam sekolah lama, pakai batik atau baju lainnya.

Yang terpenting, siswa berpakaian rapi, sopan dan bersepatu. "Saat saya meninjau sejumlah sekolah yang melaksanakan PTM, dan ada siswa yang masih mengenakan seragam SD," katanya.

"Ada pula yang memakai baju batik. Tidak masalah, yang penting rapi dan sopan. Dengan begitu bisa membangun semangat anak-anak untuk belajar,” tandasnya.

Kemudian proses pengembalian biaya seragam di antaranya dilakukan di SMPN 15 Surabaya. Itu sudah dilakukan sejak Kamis (9/9/2021).

Kepala SMPN 15 Surabaya, Shahibur Rachman menjelaskan, total siswa dari kalangan MBR di sekolahnya mencapai 400 siswa. Rinciannya, untuk kelas 7 sebanyak 185 siswa dam kelas 8 sebanyak 186 siswa, sisanya kelas 9.

Dari total ratusan siswa MBR itu, yang telanjur membeli seragam ada 47 siswa. Mereka ada yang membeli semua keperluan seragam yang totalnya mencapai Rp 1 juta, ada pula yang hanya membeli atribut sekolah yang nilainya di bawah Rp 50.000.

"Kami tidak memaksa siswa untuk membeli seragam di koperasi sekolah. Kami membebaskan. Cuma kami menginformasikan, bahwa koperasi sekolah menyediakan perlengkapan sekolah yang bisa dibeli,” ujarnya.

Sementara salah seorang wali murid, Erna mengaku gembira. Ia menceritakan, untuk membeli seragam anaknya ia harus menabung sejak jauh hari. “Sejak anak saya lulus SD dan diterima SMPN 15, saya sudah menabung untuk membeli seragam. Karena selama pandemi tidak sekolah, uang jajannya saya tabung," katanya.

Erna mengaku sudah membayar sekitar Rp 600.000. Jumlah tersebut yang juga dikembalikan sekolah. Setelah uangnya dikembalikan, Erna berencana akan menggunakan uang pengembalian untuk keperluan sekolah lainnya. Seperti membeli buku, LKS atau peralatan tulis lainnya.

“Saya bersyukur karena dikembalikan. Terima kasih, Bapak Wali Kota. Terima kasih Dinas Pendidikan Surabaya. Uangnya nanti bisa dipakai untuk keperluan lain,” ujar warga Setro Surabaya ini. ****

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved