Breaking News:

Berita Surabaya

Instruksikan Sekolah Kembalikan Uang Siswa MBR, Pemkot Surabaya Akan Ganti Dengan Seragam Gratis

Kemudian proses pengembalian biaya seragam di antaranya dilakukan di SMPN 15 Surabaya. Itu sudah dilakukan sejak Kamis (9/9/2021).

Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: Deddy Humana
surya/bobby koloway
Koperasi sekolah mengembalikan uang seragam dari siswa keluarga Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di Surabaya, Jumat (10/9/2021). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Pembelian seragam sekolah untuk siswa dari keluarga Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), akhirnya dibatalkan Pemkot Surabaya. Ini setelah pemkot menginstruksikan sekolah untuk mengembalikan uang seragam dari siswa keluarga MBR, dan ke depannya sekolah diminta untuk tidak menjual seragam.

Dalam instruksi pemkot itu, sekolah harus mengembalikan jumlah uang sesuai kuitansi pembelian. Begitu pula barang yang sudah dibeli akan dikembalikan ke koperasi.

Untuk mencocokkan data MBR, Dinas Pendidikan (Dindik) Surabaya berkoordinasi dengan Dinas Sosial (Dinsos). "Bagi siswa (MBR) yang sudah membeli, uangnya dikembalikan semua,” tegas Kepala Dindik Kota Surabaya, Supomo, Jumat (10/9/2021).

Keputusan ini sesuai perintah Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi saat meninjau hari pertama PTM, Senin (6/9/2021) lalu. Saat itu, Cak Eri memerintahkan pihak sekolah mengembalikan uang kepada MBR yang telanjur beli seragam.

Rencananya, Pemkot Surabaya akan membelikan seragam itu secara gratis. Pemberian seragam gratis bagi siswa MBR ini akan dilaksanakan tahun ini.

Syaratnya, MBR tersebut sudah masuk dalam data base Dinsos Surabaya dan ada tenggat waktunya. Sebab data MBR ini dinamis dan setiap waktu bisa berubah dengan jumlah yang bertambah.

Hingga saat ini, total siswa dari kalangan MBR jumlahnya mencapai 112.000 orang. Mereka terdiri dari 74.000 siswa jenjang SD dan 38.000 siswa jenjang SMP.

Mereka tersebar di sekolah negeri dan swasta di Kota Pahlawan. “Karena ini berkaitan dengan kebijakan anggaran, nanti akan ada tenggat waktunya," katanya.

Supomo menjelaskan, siswa MBR yang mendapat seragam gratis berdasarkan hitungan cut-off. Contohnya, yang menerima bantuan seragam siswa MBR adalah siswa yang terdaftar sebelum bulan Agustus.

"Jika setelah Agustus ada data MBR baru masuk, nanti akan dibicarakan lebih lanjut dan dicarikan solusinya,” tambahnya.

Halaman
12
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved