Breaking News:

Berita Surabaya

Beraksi dari Timur sampai Barat Surabaya, Kawanan Bandit Gondol 2 Motor dari Rumah Kos dalam 2 Hari

Entah siapa yang bertindak sebagai eksekutor atau joki. Tak lama kemudian, mereka berhasil membawa kabur motor milik korban.

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Deddy Humana
ist
Ilustrasi pencurian sepeda motor. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Menginap di rumah kos-kosan di Surabaya kini mulai tidak aman, karena rawan jadi sasaran pencurian sepeda motor. Selasa (7/9/2021) lalu, pencurian kendaraan bermotor (curanmor) terjadi di sebuah rumah kos di kawasan Gunung anyar Tambak 2/12, Gunung Anyar, Surabaya, dengan sasaran sebuah sepeda motor.

Motor Honda Vario bernopol S 2740 LX milik seorang penghuni kosan, digondol komplotan bandit yang berjumlah empat orang dini hari itu. Pemilik motor, Hendrads Galih membuktikannya dari rekaman kamera CCTV yang terpasang di area masjid yang tak jauh dari tempat kosnya.

"Motor saya dicuri sekitar pukul 02.00 WIB. Ada rekaman CCTV masjid," kata Galih saat dihubungi, Jumat (10/9/2021).

Berdasarkan rekaman CCTV, tampak keempat pelaku datang menuju ke sebuah gang tempat kos yang menjadi sasarannya. Mereka mengendarai dua motor jenis matik, berboncengan masing-masing dua orang, dan melintas sekitar pukul 02.00 WIB.

Entah siapa yang bertindak sebagai eksekutor atau joki. Tak lama kemudian, mereka berhasil membawa kabur motor milik korban.

Menurut warga asal Lamongan itu, komplotan pencuri terlihat seperti sudah ahli dan memahami area yang menjadi tempatnya beraksi. Pasalnya, motor tersebut sudah dikunci setir.

Bahkan tidak ada tanda bekas pengerusakan akibat aksi para pelaku, di sekitar area parkir kosan tersebut. "Tidak ada (bekas pengerusakan). Sudah saya kunci setir motor," ungkapnya.

Akibat aksi para bandit itu, ungkap Hendrads, ia mengalami kerugian sekitar Rp 14 juta. Dan ia segera melaporkan pencurian itu ke polsek setempat.

Galih berharap pelaku dapat segera dibekuk, dan insiden tersebut tidak terulang di area sekitar permukimannya. "Ya (kerugian saya) sekitar Rp 14 Juta. Dan saya sudah lapor ke Polsek Rungkut," pungkasnya.

Dari ujung Timur, aksi curanmor juga terjadi di sisi Barat dari Surabaya, tepatnya di kawasan Benowo, Kamis (9/9/2021). Korbannya adalah Rico Yulvani (22) yang malam itu menginap di rumah kos temannya, di Jalan Kendung Gang 1, Kelurahan Sememi, Kecamatan Benowo, Surabaya.

Rico yang jauh-jauh datang dari Blitar untuk menemui temannya yang sedang mengadu nasib di Surabaya, malah kehilangan motor. Motor Honda Scoopy bernopol AG 2188 OAJ miliknya itu, digondol komplotan maling setelah Rico terbangun esoknya.

Teman korban, Rioda Putra (22) mengungkapkan, semalam sebelumnya motor sudah dalam keadaan terkunci pada setang kemudinya. Hanya saja, motor tidak dilengkapi mekanisme pengaman ganda berupa bunyi bel alarm.

Parahnya lagi, korban lupa menutup katup lubang pengaman kunci. "Tidak ada (pengerusakan kos), tetapi pagarnya terbuka dan lampu teras mati," tutur Rioda.

Korban, ungkap Rioda, merupakan temannya asal Blitar yang sedang berkunjung ke kosnya. Dan rumah kos itu baru ditempatinya selama tiga hari.

Dan seperti kejadian di Gunung Anyar, pencuri motor ini juga lebih dari satu orang. Akibatnya korban mengalami kerugian sekitar Rp 24 Juta, dan telah melaporkan insiden tersebut ke kepolisian setempat. ****

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved