Breaking News:

Berita Lumajang

Bantuan Rekonstruksi Rumah Korban Gempa Lumajang Belum Turun, Ini yang Dilakukan Warga

Tidak sedikit warga memilih membangun rumahnya secara mandiri untuk mendapat tempat tinggal yang benar-benar layak.

Penulis: Tony Hermawan | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/tony hermawan
Petugas bersama warga saat membersihkan puing-puing bangunan yang rusak akibat gempa di Lumajang beberapa waktu lalu. 

SURYA.CO.ID, LUMAJANG - Lima bulan lalu, tepatnya 10 April 2021, gempa magnitudo 6,7 melanda Kabupaten Lumajang.

Selain menelan korban jiwa, gempa yang terjadi juga mengakibatkan ratusan rumah rusak.

Sebagian besar rumah yang mengalami rusak parah ada di Kecamatan Tempursari dan Pronojiwo.

Saat itu, pemerintah pusat menjanjikan akan segera melakukan rekonstruksi.

Warga yang mengalami rusak berat bakal dapat bantuan sebesar Rp 50 juta.

Sedangkan yang rusak sedang dapat Rp 25 juta dan terakhir untuk rumah yang mengalami kerusakan ringan bakal dapat bantuan sebesar Rp 10 juta.

Namun, hingga kini bantuan rekonstruksi senilai puluhan juta itu belum turun.

Alhasil tidak sedikit warga memilih membangun rumahnya secara mandiri untuk mendapat tempat tinggal yang layak.

Rohman warga Desa Pundungsari Kecamatan Tempursari mengatakan, setidaknya ada dua rumah warga di desanya yang mengalami rusak berat.

Mereka tetap tinggal di huntara (Hunian Sementara), karena kondisinya tergolong keluarga tidak mampu.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved