Breaking News:

Berita Surabaya

Terseret 20 Meter, Suzuki Ertiga Ringsek akibat Gagal Salip Truk Tronton di Tol Gunungsari Surabaya

Sebuah mobil Suzuki Ertiga menyerempet truk tronton di Tol Gunungsari, KM 16/A, Surabaya, Kamis siang (9/9/2021).

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Parmin
Foto: pjr ditlantas polda jatim
Kondisi suzuki ertiga pasca insiden tabrakan dengan truk tronton di Tol Gunungsari, KM 16/A, Surabaya, Kamis siang (9/9/2021). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Sebuah mobil Suzuki Ertiga menyerempet truk tronton di Tol Gunungsari, KM 16/A, Kamis (9/9/2021).

Akibatnya, tak hanya bodi bagian depan mobil Suzuki Ertiga warna putih bernopol W-1228-AS, yang dikemudikan Heri Prayitno (35), terkoyak parah hingga tak berbentuk. 

Namun, juga bodi bagian belakang mobil, juga ringsek, hingga membuat kacanya bagian belakang pecah, dan serpihannya berhamburan.

Kasat PJR Ditlantas Polda Jatim AKBP Dwi Sumrahadi memastikan, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

Hanya  sopir kedua belah pihak mengalami kerugian material akibat kerusakan kendaraan, dan sarana tol; besi pembatas juga ringsek.

"Alhamdulillah tidak ada korban jiwa," ujarnya saat dihubungi TribunJatim.com (grup surya.co.id), Kamis (9/9/2021).

Insiden tersebut bermula saat kedua kendaraan tersebut melaju dari arah Gunungsari menuju Waru.

Truk tronton nopol B-9618-JI yang dikemudikan You Yus Ariyanto (39) warga Surabaya awalnya bermanuver pindah lajur tengah jalan.

Tiba-tiba dari belakang, terdapat Suzuki Ertiga mencoba mendahului truk dari sisi kanan. Namun, malah menyerempet bagian bodi sisi kanan truk.

Lantaran situasi begitu menegangkan, ungkap Dwi, sopir Suzuki Ertiga sontak membelokkan setir secara spontan ke sisi kanan lajur.

Tapi, manuver penyelamatan mendadak itu malah membuat mobil Suzuki Ertiga menabrak beton barier pembatas jalan.

Lalu membuat mobil tersebut terpental di depan lajur truk tronton hingga terseret sejauh 20 meter.

"Ertiga posisi melintang ke kiri didorong truk berjalan sekitar 20 meter. Lalu Ertiga lepas dari dorongan truk menabrak Guardrail," jelasnya.

Analisisnya, ungkap Dwi, insiden tabrakan itu disebabkan kelalaian pengemudi saat bermanuver di jalanan.

"Analisa petugas di lapangan kecelakaan terjadi karena human error," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved