Breaking News:

Berita Banyuwangi

PPKM Turun ke Level 2, Satgas Banyuwangi Sampaikan Terima Kasih kepada Para Tokoh Agama

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani berterima kasih, selama ini para tokoh agama selalu mengajak umat untuk mematuhi protokol kesehatan.

Penulis: Haorrahman | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Haorrahman
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani dengan para pemuka agama, Rabu (8/9/2021). 

SURYA.CO.ID, BANYUWANGI - Satgas Covid-19 berkoordinasi dengan para tokoh agama dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) terkait pelaksanaan ibadah di rumah ibadah setelah turunnya level PPKM Banyuwangi ke level 2.

”Terima kasih atas doa dari para tokoh agama, para tokoh di FKUB, yang selama ini tidak pernah putus mendoakan Banyuwangi,” ujar Ketua Satgas Covid-19 yang juga Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, saat rapat virtual dengan para pemuka agama, Rabu (8/9/2021).

Hadir dalam virtual meeting tersebut Wakil Bupati Banyuwangi Sugirah, Kapolresta Banyuwangi AKBP Nasrun Pasaribu, Komandan Kodim 0825 Banyuwangi Letkol (Inf) Eko Yuli Purwanto, dan Ketua FKUB Banyuwangi KH Moh Yamin. Hadir pula sejumlah tokoh agama dari Islam, Hindu, Kristen, Katolik, Buddha, dan Konghucu. Di antaranya Ketua BAMAG Banyuwangi Pendeta Anang dan Ketua PHDI Banyuwangi Suminto.

Bupati Ipuk juga berterima kasih, selama ini para tokoh agama selalu mengajak umat untuk mematuhi protokol kesehatan.

”Demikian pula meski turun ke Level 2, kita semua tetap harus disiplin protokol kesehatan,” ujarnya.

Seiring dengan penurunan level tersebut, rumah ibadah bisa beroperasi dengan kapasitas maksimal 75 persen. Hal tersebut berlaku pula dalam praktik-praktik keagamaan lainnya.

"Lebih detail mengenai aturan rumah ibadah ini, mengacu pada aturan Kementerian Agama RI," tandas Bupati Ipuk.

Sementara itu, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) KH M Yamin menyebutkan, jika semua tokoh agama di Banyuwangi kompak dalam menghadapi pandemi.

"Apa yang diputuskan oleh pemerintah, sudah sepatutnya kita mematuhinya selagi memang untuk keselamatan kita semua," tegasnya.

Kiai Yamin juga mengajak semua umat beragama untuk kooperatif dalam melaksanakan apa yang menjadi instruksi dan anjuran pemerintah.

"Jangan pula terprovokasi dengan beragam gerakan anti-covid-19. Lebih-lebih yang berbalut ajaran agama. Kita semua harus waspada," terang Wakil Syuriyah PCNU Banyuwangi itu.

Ketua BAMAG Pendeta Anang Sugeng menambahkan, pihaknya selama ini juga selalu mengimbau kepada para jemaat untuk disiplin menggunakan masker dan mendorong mereka untuk segera vaksin ketika mendapat kesempatan.

"Puji syukur kepada Tuhan. Semoga Banyuwangi segera masuk zona hijau. Turun ke level 1," harap Pendeta Anang.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved