Breaking News:

Berita Sidoarjo

Penyebab Kematian Kakak Adik di Sidoarjo di Sumur Kedalaman 6 Meter, Polisi Cocokkan Hasil Visum

Polres Sidoarjo masih menyelidiki penyebab kematian kakak adik di Sidoarjo, apakah meninggal sebelum atau setelah diceburkan ke dalam sumur.

Penulis: M Taufik | Editor: Iksan Fauzi
SURYA.co.id/M Taufik
Polisi saat membeber tersangka dan barang bukti pembunuhan kakak adik di Sidoarjo, pelakunya pria asal Kediri bernama Heru Erwanto. 

SURYA.co.id | SIDOARJO – Polres Sidoarjo masih menyelidiki penyebab kematian kakak adik di Sidoarjo, apakah meninggal sebelum atau setelah diceburkan ke dalam sumur.

Untuk memastikan penyebab kematian tersebut, penyidik masih akan mencocokan dengan hasil visum kakak adik yang menjad korban, Dira (20) dan Dea (13).

Heru Erwanto (25) adalah terduga pelaku pembunuhan kakak adik di Sidoarjo tersebut. Heru telah ditangkap anggota Polres Sidoarjo di kamar kosnya di Sedati.

Lokasi pembunuhan kakak adik itu terjadi di rumah korban di Desa Wedoro, Kecamatan Waru, Sidoarjo.

Saat Tertangkap itu, pelaku hendak kabur ke tempat asalnya, Ploso Klaten, Kediri. Untung polisi cepat mendeteksi keberadaan pria itu dan cepat meringkusnya sebelum kabur.

Baca juga: Pelaku Pembunuhan Cewek Kakak-Adik di Sidoarjo Menyesal, Cinta Berakhir Tragis

Telusuri penyebab kematian

Dari pemeriksaan terhadap jenazah korban, diketahui keduanya hanya mengalami luka di bagian leher. Korban Dea mengalami luka sayatan pisau di leher sebelah kanan atas, sementara korban Dira lukanya bekas dicekik oleh pelaku.

“Penyelidikan terus kami lakukan, termasuk mendalami luka yang dialami korban dan mencocokkan dengan keterangan tersangka yang sudah berhasil ditangkap oleh petugas,” ungkap Kapolresta Sidoarjo Kombes Kusumo Wahyu Bintoro.

Dalam penyidikan ini, polisi juga masih berusaha memastikan, apakah korban sudah meninggal dunia saat dianiaya oleh pelaku atau meninggal dunia di dalam sumur setelah teraniaya dan dibuang di dalam sumur dengan kedalaman sekira 6 meter tersebut.

“Itu masih kita dalami. Penting untuk memastikan, apakah korban meninggal saat dianiaya atau ketika di dalam sumur,” lanjut kapolres.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved