Breaking News:

Biodata Brigjen TNI Indra Heri, Danrem 181 Sorong yang Rombongannya Baku Tembak dengan KNPB Maybrat

Berikut ini profil dan biodata Brigjen TNI Indra Heri, Danrem 181/PVT Sorong yang rombongannya terlibat baku tembak dengan KNPB.

Editor: Musahadah
kolase youtube Pace TV/kompas.com
Rombongan Brigjen TNI Indra Heri terlibat baku tembak dengan KNPB pada Minggu (6/9/2021). Berikut profil dan biodatanya. 

SURYA.CO.ID - Berikut ini profil dan biodata Brigjen TNI Indra Heri, Danrem 181/PVT Sorong yang rombongannya terlibat baku tembak dengan Kelompok Komite Nasional Papua Barat (KNPB) di Kampung Kamat, Distrik Aifat Selatan, Kabupaten Maybrat, Papua Barat.

Kejadian yang berlangsung pada Minggu (5/9/2021) itu berawal saat rombongan Brigjen TNI Indra Heri hendak menuju ke Kisor untuk meninjau Posramil Kisor, Kabupaten Maybrat, yang diserang kelompok separatis teroris. 

Menurut Kapala Penerangan Kodam XVIII/Kasuari, Letnan Kolonel Arm Hendra Pesireron, saat sampai di Kampung Kramat, rombongan Brigjen TNI Indra Heri mendapati jembatan yang sengaja dirusak.

Setelah itu, rombongan Danrem melihat sekelompok orang yang menenteng senjata api, yang diduga adalah kelompok KNPB.

Baca juga: 2 Anggota KKB Papua Lamek Taplo Apes Perahunya Rusak hingga Disergap TNI, Berikut Kronologinya

Tim gabungan TNI-Polri kemudian melakukan pengejaran terhadap kelompok itu.

Kelompok KNPB disebut lari ke dalam hutan, sampai akhirnya terjadi kontak senjata. 

Aksi penembakan itu terjadi menjelang magrib, tim gabungan kemudian memutuskan untuk kembali ke Pos Kodim 1809/Maybrat untuk dilakukan konsolidasi. 

"Pada saat patroli pengejaran, telah didapati satu orang pelaku yang terlibat pada saat penyerangan Posramil persiapan Kisor," katanya. 

Dengan tertangkapnya satu orang ini berarti telah ada tiga pelaku penyerangan posramil Kisor yang diamankan. 

"Pasca insiden penyerangan Posramil Kisor situasi di Kabupaten Maybrat sudah mulai kondusif dengan ditempatkan pos gabungan di wilayah Aifat Raya untuk menjamin keamanan masyarkat yang hingga saat ini mengungsi ke hutan," ujar Hendra, kepada wartawan, Rabu (8/9/2021).

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved