Breaking News:

Berita Nganjuk

Upaya Tingkatkan Kapasitas SDM di Desa, Dinas PMD Kab Nganjuk Intensif Gelar Pembinaan Anggota BPD

Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Nganjuk berupaya meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) Badan Pemusyawaratan Desa (BPD).

Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: Parmin
Foto:humas pemkab nganjuk untuk surya.co.id
Dinas PMD Nganjuk melakukan rapat pembiaan terhadap anggota BPD dalam upaya peningkatan kapasitas SDM. 

SURYA.CO.ID | NGANJUK - Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Nganjuk berupaya meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) Badan Pemusyawaratan Desa (BPD). Hal itu dilakukan dengan intensif menggelar pembinaan dan bimbingan teknis (Bimtek).

Kepala Bidang Pemerintah Desa dan Kelurahan Dinas PMD Kabupaten Nganjuk, Teguh Ovi Adriyanto mengatakan, pelaksanaan kegiatan pembinaan peningkatan tersebut sifatnya wajib dilaksanakan. Karena hal itu sebagai wujud pembinaan dari Pemkab Nganjuk kepada BPD.

"Untuk itulah, kegiatan pembinaan ini intensif kami lakukan kepada anggota BPD," kata Teguh Ovi Adriyanto, Rabu (8/9/2021).

Dijelaskan Teguh Ovi Adriyanto, berkenaan dengan tugas pokok dan fungsi BPD, pihaknya menekankan beberapa hal.

Seperti kedudukan atau kelembagaan, serta pelaksanaan fungsi. Untuk pelaksanaan fungsi sendiri ada tiga kewajiban bagi BPD. Yakni fungsi pengawasan, fungsi regulasi, dan fungsi penampung aspirasi warga.

Secara lebih rinci, ungkap Teguh Ovi Adriyanto, tujuan peningkatan kapasitas SDM anggota BPD yaitu untuk mengembangkan kapasitas BPD.

Dalam hal kepemimpinan demokratis, perencanaan pembangunan, tata kelola kepentingan masyarakat dan potensi konflik serta pengelolaan potensi desa dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang demokratis.

"Melihat fungsi yang cukup penting dari BPD di Pemerintahan Desa tersebut kegiatan Pembinaan tersebut harus terus dilakukan," ujar Teguh Ovi Adriyanto.

Memang, diakui Teguh Ovi Adriyanto, dalam pembinaan kepada anggota BPD yang digelar ditengah Pandemi Covid-19 dilaksanakan dengan penerapan Prokes ketat. Oleh karena itu, tidak semua anggota BPD di masing-masing Desa bisa menjadi peserta pembinaan.

"Dan kami berharap nantinya dari anggota BPB yang telah mendapatkan pembinaan bisa memberikan pengetahuanya kepada anggota BPD lainya," tutur Teguh Ovi Adriyanto. 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved