Breaking News:

Berita Surabaya

Jadi Penyiar Radio, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Akui Peran Penting Media

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memiliki agenda unik. Pria akrab disapa Cak Eri ini menyempatkan menjadi penyiar radio di Radio Republik Indonesia.

Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: Parmin
surya.co.id/bobby constantine koloway
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama Wakil Ketua DPRD Reni Astuti menjadi penyiar radio di Radio Republik Indonesia (RRI), Rabu (8/9/2021).  

SURYA.co.id |SURABAYA - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memiliki agenda unik, Rabu (8/9/2021). Pria yang akrab disapa Cak Eri ini menyempatkan menjadi penyiar radio di Radio Republik Indonesia (RRI). 

Bersama Wakil Ketua DPRD Reni Astuti, ia membacakan berita secara langsung pada program buletin Info Prima. Tak perlu latihan lama, keduanya terlihat kompak. 

"Ini pertama kalinya buat saya. Agak ndredeg (deg-degan) tadi, karena kan didengarkan orang banyak. Takut kecekluk (salah) baca beritanya,” kata Cak Eri.

Dalam kesempatan tersebut, ia mengakui peran penting media, terutama, pada masa pandemi seperti saat ini. 

Media juga berkontribusi dalam memberikan informasi, khususnya tentang pentingnya menetapkan protokol kesehatan. Oleh karenanya, pemkot memastikan akan konsisten berkolaborasi dengan media. 

Menurunnya kasus Covid-19 saat ini tak boleh disambut dengan euforia. Sebaliknya, harus terus konsisten dalam menerapkan protokol kesehatan. 

"Yang menjadi catatan, media itu sebagai bahan untuk menyampaikan ilmu pengetahuan kepada warganya. Apabila memberikan informasi yang tepat maka itu menjadi amal jariahnya media tersebut,” akunya.

Tak hanya bersiaran, Cak Eri juga menyempatkan melihat koleksi alat siar di RRI Surabaya. Di tempat tersebut, ia mendengarkan produk siaran masa lalu. 

Di Galeri Tri Prasetya, total ada 43 koleksi alat siar dari masa ke masa yang dipamerkan. Eri dan Reni kagum ketika mendengarkan pidato Proklamasi Bung Karno yang diputar di media perekam magnetik analog.

"Ini sudah sejak tahun 1960 sudah ada ya. Masih ada ya. Terdengar ada kresek-kreseknya. Kayak tempo dulu. Ini masih terawat dengan baik," terang Eri.

Selain perekam pita lawas. RRI Surabaya juga mempunyai telegraf yang dimanfaatkan pada tahun 1951. Selain itu juga ada radio-radio Kuno, pemutar vinyl piringan hitam dan masih banyak lagi.

Kehadiran Cak Eri dan Reni ini untuk mendukung RRI yang akan berulang tahun ke-76 pada 11 September mendatang. Para pejabat hadir untuk membaca berita di Buletin Info Prima.

Berita-berita yang dihimpun Reporter itu diputar pada pukul 16.00 - 16.30 WIB. Buletin Info Prima juga di relay stasiun RRI Korwil, baik itu, Malang, Madiun, Sumenep, Jember, stasiun estafet Tuban dan Studio Produksi (SP) Kediri.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved