Breaking News:

Telkom

Ide bisnis Rengginang Singkong Jadi Pemenang Pertama Indihome Santripreneur Competition

Ponpes Raden Rahmat Sunan Ampel, Jember, berhasil meraih juara I di ajang IndiHome Santriprenuer Competition.

Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: Parmin
Foto:Telkom Regional 5
Pengumuman dan penyerahan hadiah kepada pemenang ajang IndiHome Santriprenuer Competition yang digelar secara virtual oleh Telkom Regional 5. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Olahan rengginang dengan bahan dasar singkong dari Ponpes Raden Rahmat Sunan Ampel, Jember, berhasil meraih juara I di ajang IndiHome Santriprenuer Competition.

Event ini digelar PT Telkom (Persero) Regional 5 Jatim Bali Nusa Tenggara.

Santri yang menamakan kelompoknya dengan El-Marom Tim ini berhasil menyabet hadiah uang pembinaan Rp 25 juta.

Executive Vice President Telkom Regional 5 Jatim Bali Nusa Tenggara, Pontjo Suharwono, mengatakan, tujuan IndiHome Santripreneur menciptakan wirausaha santri berdaya saing tangguh, berkelanjutan, serta saling menunjang dan berkesinambungan.

"Dengan memanfaatkan sinergi dari berbagai elemen masyarakat," kata Pontjo, Rabu (8/9/2021).

Dengan kompetisi ini pihaknya juga mengajak para santri satu langkah lebih maju khususnya untuk mengangkat potensi di pesantren.

“Melalui program ini, kami mencoba untuk memberikan bekal kepada santriwan dan satriwati untuk dapat menikmati layanan internet untuk pengembangan diri khususnya mereka sebagai pelaku industri atau usaha,” jelas Pontjo.

Peserta IndiHome Santripreneur diberikan pengalaman yang kompetitif melalui penyaringan hingga 25 besar, dan pada tahap bootcamp diberikan bermacam materi mulai softskill, business plan, digital marketing dan finance.

“Kompetisi ajang Indihome Santripreneur juga ajang belajar kaum santri dalam berwirausaha dalam memberikan manfaat bagi sesama di era pandemik dan sebagai bagian dari bentuk ibadah," ungkap Pontjo.

IndiHome Santripreneur adalah sebuah wujud kepedulian dan komitmen IndiHome kepada masyarakat di antaranya dalam membangun kekuatan ekonomi santri yang berkelanjutan, inovatif dan kreatif yang dapat bermanfaat dan membawa kebaikan untuk sesama.

“Kalau boleh dibilang Santripreneur ini untuk komunitas pengusaha di kalangan santri dan tidak komunitas pengusaha secara umum, karena program di luar komunitas santri sudah sangat banyak kompetisi serupa,” tambah Fera Pebrayenti, Deputy EVP Marketing.

Selain El Marom Tim sari Jember, sebagai juara II, Tim Piambak.

Dengan ide bisnis Pizza Iwak Tambak, dari Pondok Pesantren Roudlotul Qur’an, Lamongan.

Juara III, diraih Dedaun Coffee, dengan ide bisnis Kopi dalam kemasan dari Pesantren Persatuan Islam Bangil.

Hadiah untuk juara II dan III, adalah uang pembinaan senilai Rp 15 juta dan Rp 10 juta.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved