Breaking News:

Berita Sidoarjo

Genjot Vaksinasi Covid-19 untuk Pelajar di Kabupaten Sidoarjo Agar PTM Lancar

Tujuannya agar pembelajaran tatap muka (PTM) bisa berjalan lancar dan siswa terbebas dari covid-19.

Penulis: M Taufik | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/m taufik
Saadah Muhdlor saat meninjau vaksinasi pelajar di Kabupaten Sidoarjo, Selasa (7/9/2021) 

SURYA.CO.ID, SIDOARJO - Vaksinasi untuk pelajar di Kabupaten Sidoarjo terus digencarkan.

Tujuannya agar pembelajaran tatap muka (PTM) bisa berjalan lancar dan siswa terbebas dari covid-19.

Kali ini,  ada siswa dari 14 sekolah tingkat SMP di Sidoarjo yang ikut vaksinasi di gedung SMPN 2 Sidoarjo.

Setidaknya ada 1.900 siswa yang disuntik vaksin dalam kegiatan ini.

"Vaksinasi untuk pelajar di Sidoarjo sudah berjalan cepat. Saat ini Pemkab sedang mengupayakan tambahan vaksin jenis Sinovac yang khusus diberikan untuk pelajar" kata Sa'adah Muhdlor, istri Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor saat memantau vaksinasi tersebut, Selasa (7/9/2021).

Dia menyebut, stok vaksin untuk pelajar masih kurang sehingga perlu diuapayakan kuota tambahan dari pemerintah pusat.

Supaya semua pelajar di Kota Delta segera mendapat vaksin.

Sebelum meninggalkan lokasi, Ketua TP-PKK itu mengimbau para guru dan pelajar yang sudah mendapatkan vaksinasi agar tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Baca juga: Persik Kediri vs Borneo FC, Ini Daftar 29 Pemain yang Dibawa Tim Besutan Joko Susilo

"Prokes harus tetap dijaga, tidak boleh kendor. Kasus di Sidoarjo sekarang sudah melandai, mari kita jaga bersama - sama, saling mengingatkan," ujarnya.

Pemkab Sidoarjo mentarget sebanyak 4.000 pelajar SMP mendapatkan vaksin Sinovac, menyusul rencana dibukanya Pembelajaran Tatap Muka (PTM) untuk semua jenjang sekolah.

"Vaksinasi di sekolah gencar kita lakukan karena sebentar lagi akan benar-benar dimulai kegiatan PTM. Vaksinasi pelajar ini sebagai upaya pemerintah untuk mencegah penyebaran Covid-19 di lingkungan sekolah," kata Kepala Dinas Kesehatan Sidoarjo drg Syaf Satriawarman.

Syaf juga minta ada pengawasan dari sekolah terkait penerapan protokol kesehatan.

Semua guru diminta ikut mengawasi prokes di sekolah.

"Mohon pihak sekolah semuanya saling mengawasi. Mengingatkan untuk menjaga prokes. Jangan sampai lepas masker, apalagi saat interaksi antar siswa," pesannya.

BACA BERITA SIDOARJO LAINNYA

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved