Breaking News:

Berita Gresik

Para Ibu Hamil di Gresik Lega Setelah Terima Dosis Vaksin Bersama Kompas Gramedia

Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani mengapresiasi sentra vaksinasi yang digelar Kalbe bersama Kompas Gramedia di Gresik.

Penulis: Willy Abraham | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Willy Abraham
Plt Kepala Dinas Kesehatan Gresik Muhibatul Husna (kiri), Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo (dua dari kiri), Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (tiga dari kiri) menerima penghargaan dari Ketua Forum Komunikasi Daerah Kompas Gramedia (FKD-KG) Jatim Agnes Etta Pandia di komplek Petrokimia Gresik, Selasa (7/9/2021). 

SURYA.CO.ID, GRESIK - Wanita yang tengah hamil menginjak usia kandungan delapan bulan, Ernawati (26) mengaku lega setelah menerima dosis vaksin pertama bersama Kompas Gramedia.

Warga Kecamatan Manyar ini mengaku takut saat akan menerima vaksin, ia langsung bertanya kepada para tenaga kesehatan terkait vaksinasi kepada ibu hamil.

Wanita berkerudung ini menjalani screening pertama, kedua, ketiga dan keempat. Tidak ada efek yang dirasakan setelah menerima dosis vaksin selama 30 menit dipantau petugas.

"Sempat tanya-tanya khusus vaksin ibu hamil. Awalnya takut pokoknya," kata dia sambil tertawa, Selasa (7/9/2021).

Vaksinasi yang digelar di balai diklat Petrokimia Gresik ini merupakan kerja sama Kalbe bersama Kompas Gramedia. Mengambil tema 'Bangkit untuk Merdeka dari Covid-19', ada 1.000 dosis vaksin yang disiapkan untuk masyarakat Gresik.

1.000 dosis vaksin itu diperuntukkan bagi ibu hamil, pelajar dan masyarakat umum.

Ketua panitia, M Taufiq Zuhdi menuturkan jumlah pasien covid-19 cenderung landai namun tidak boleh lengah. Protokol kesehatan dan vaksinasi harus tetap digalakkan.

"Gresik menjadi pilihan bagi Kompas Gramedia karena sebagai salah satu kota industri di Jawa Timur dan penyangga kota Surabaya. Kalau warganya sehat maka ekonomi akan tumbuh,” papar Taufiq.

Taufiq menyebut antusias warga cukup tinggi. Banyak warga yang datang, bahkan lebih dari 1.000 orang yang ditargetkan.

"Tapi karena jumlahnya sudah ditentukan, maka kami mohon maaf jika tidak bisa lebih dari 1.000 orang. Mungkin lain waktu kami akan menggelar acara serupa kalau ada kesempatan, mohon doa dan dukungannya," kata Taufiq.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved