Breaking News:

Berita Kediri

Jadi Viral karena Jual Soto Ayam Cuma Rp 2 Ribu, Pemilik Ungkap Alasan Banderol Harga Sangat Murah

Usaha soto ayam milik Filman Agus Dwianto ini viral di media sosial seperti Facebook dan Instagram.

Penulis: Farid Mukarrom | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Farid Mukarrom
Filman Agus Dwianto saat menyajikan soto ayam murah di Mojoroto, Kota Kediri, Selasa (7/9/2021). 

SURYA.CO.ID, KEDIRI - Setiap pagi nampak Filman Agus Dwianto disibukkan menyiapkan semangkuk soto ayam miliknya kepada para pembeli, mulai tukang becak hingga santri di Pondok Pesantren (Ponpes) Lirboyo Kota Kediri.

Bahkan, usaha dari Filman Agus Dwianto ini viral di media sosial seperti Facebook dan Instagram.

Sekilas nampak tak ada yang berbeda ada dengan soto ayam lainnya. Akan tetapi sejak pukul 7 pagi, soto ayam milik pria yang akrab disapa Dwi ini selalu diburu orang yang hendak sarapan atau makan siang.

Alasan warga berburu soto ayam milik Dwi tak lain karena harganya yang sangat murah. Tak main-main, untuk harga satu porsi soto ayam hanya dibanderol Rp 2.000.

Meskipun soto ayam milik Dwi ini sangat murah, namun secara rasa dan porsi tak kalah dengan soto ayam lainnya yang harganya lebih mahal.

Kepada SURYA.CO.ID, Dwi mengaku usahanya ini dimulai sejak satu bulan yang lalu.

Pria lulusan Kampus ITATS jurusan Teknik Sipil ini sebelumnya diketahui bekerja sebagai kontraktor. Akan tetapi karena pandemi Covid-19 ia kemudian berhenti dari pekerjaannya.

Tak putus asa, Dwi kemudian membuka usaha soto ayam yang berada tepat di depan pintu utama Ponpes Lirboyo atau kelurahan Pojok, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri.

Selanjutnya Dwi kemudian membuka usaha soto ayam, di mana resepnya didapatkan dari orang tuanya. Dalam sehari ia mampu menyiapkan 60 porsi soto ayam.

Dwi juga mengungkapkan alasan mengapa membanderol soto ayam dengan harga Rp 2.000.

Salah satu alasannya, hanya untuk berbagi kepada sesama. Selain itu tujuannya membanderol harga murah itu agar bisa membantu para pedagang kecil, asongan, pemulung dan tukang becak.

"Saat masa pandemi agar bisa bantu anak-anak pondok (Lirboyo) atau tukang becak yang uangnya terbatas," ujar Dwi, Selasa (7/9/2021).

Setiap hari, Dwi mulai berjualan soto ayam sejak pukul 7 pagi hingga pukul 3 sore.

"Sehari bikinnya masih sementara 60 porsi, kalau habisnya 40 sampai 50 porsi," jelasnya.

Ia berharap usaha sederhana ini bisa membawa berkah dan tujuan lainnya untuk bisa saling membantu sesama tercapai.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved