Breaking News:

Berita Lamongan

Di Lamongan Tak Ada Lagi Zona Oranye dan Merah, Ini Penjelasan Bupati Yuhronur Efendi

Lamongan naik ranking, kini masuk PPKM level 3. Bahkan, dipastikan saat ini sudah tidak ada lagi zona merah dan oranye di Lamongan.

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Hanif Mashuri
Ketua Satgas Covid-19 dan Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi. 

SURYA.CO.ID, LAMONGAN - Sukses mencegah penyebaran Covid-19, Lamongan naik ranking, kini masuk PPKM level 3. Bahkan, dipastikan saat ini sudah tidak ada lagi zona merah dan oranye di Lamongan.

"Sesuai dengan Inmendagri Nomor 39 tahun 2021 tentang pemberlakuan PPKM, Lamongan masih PPKM level 3," kata Ketua Satgas Covid-19 Lamongan, Yuhronur Efendi kepada SURYA.CO.ID, Selasa (7/9/2021).

Diungkapkannya, dari 27 kecamatan di Lamongan, saat ini ada 2 kecamatan dengan status zona hijau atau zona resiko terkontrol. Yaitu Kecamatan Sarirejo dan Kecamatan Modo. Sedangkan 25 kecamatan lainnya berstatus zona kuning atau zona resiko rendah penyebaran Covid-19.

"Jadi ada 2 kecamatan di Lamongan ini dengan status zona hijau, sedang sisanya yakni 25 kecamatan lainnya ada di zona kuning atau zona resiko rendah," ungkap Yuhronur seraya menambahkan pada beberapakali sebelumnya diangka belasan, namun terkendali.

Ditanya soal vaksinasi Covid-19 di Lamongan, Yuhronur mengatakan, total kumulatif vaksin yang diterima Lamongan sebanyak 492.798 dosis. Untuk capaian, kalau untuk vaksinasi dosis pertama Lamongan telah mencapai angka 28 persen, dosis kedua 13,18 persen dan dosis ketiga 77,96 persen.

Sedang total yang sudah divaksin dosis 1, dosis 2 dan dosis 3 sebanyak 89,99 persen.

"Sementara total kumulatif vaksin dari sasaran 1.063.543," katanya.

Di Lamongan saat ini, tercatat ada sebanyak 67 kasus aktif dan jumlah secara akumulatif hingga hari ini tercatat ada sebanyak 6.498 kasus dengan jumlah pasien sembuh sebanyak 6.012.

Tingkat kesembuhan di Lamongan juga masih tinggi yaitu sebesar 92,49 persen. Sementara untuk tren Bed Occupancy Rate (BOR) pada saat penerapan PPKM juga terus menurun dan saat ini berada di angka 5 persen.

"Mari taati anjuran pemerintah, berdisiplin untuk melakukan jaga jarak fisik dan sosial dan wajib memakai masker jika keluar rumah serta sering mencuci tangan pakai sabun agar penyebaran Covid-19 segera bisa dihentikan," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved