Breaking News:

Berita Ponorogo

Cucu Pembunuh Nenek di Ponorogo akan Dibawa ke Psikiater RS Bhayangkara Polda Jatim

Kapolsek Pulung, Iptu Hariyadi mengatakan Risky diduga mengalami gangguan jiwa hingga tega membunuh neneknya

tribun jatim/sofyan arif candra dan foto istimewa polres ponorogo
Kapolsek Pulung Iptu Hariyadi (kiri) dan jenazah nenek di Desa Kesugihan, Kecamatan Pulung, Ponorogo meninggal dunia yang dibunuh cucunya sendiri, Minggu (5/9/2021). 

SURYA.CO.ID, PONOROGO - Pihak kepolisian akan membawa Risky Putra, pelaku pembunuhan cucu kepada neneknya ke Rumah Sakit Bhayangkara, Polda Jatim, Selasa (7/9/2021).

Kapolsek Pulung, Iptu Hariyadi mengatakan Risky diduga mengalami gangguan jiwa hingga tega membunuh neneknya sendiri dengan cara mencangkul kepalanya.

"Memang diduga mengalami gangguan kejiwaan dan selama ini rutin periksa ke RSJ Solo," kata Hariyadi, Senin (6/9/2021).

"Setelah otopsi (korban) selesai, kita kirim (pelaku) ke psikiater di RS Bhayangkara di Surabaya," lanjutnya.

Hariyadi menjelaskan, kronologi kejadian naas tersebut bermula saat Risky masuk ke rumah neneknya yang bersebalahan di Desa Kesugihan, Kecamatan Pulung, Ponorogo, Minggu (5/9/2021).

Baca juga: Pria di Malang Congkel Kotak Amal Musholla, saat Kepergok Malah Sebut Sang Anak

Korban, Tuminah (75) memang sudah lumpuh sehingga sehari-hari ia hanya bisa berbaring di tempat tidur.

"Neneknya ini sudah tua, di kamar sendirian. Risky lalu masuk langsung melakukan penganiayaan hingga membuat korban meninggal dunia," terang Hariyadi.

Risky menganiaya korban hingga korban meninggal dunia.

"Saat Riski keluar membawa cangkul, ibunya mengetahui dan langsung berteriak meminta tolong kepada tetangganya," tambah Hariyadi.

Hingga kini, pelaku belum bisa dimintai keterangan oleh polisi dan hanya diam.

"Kita nunggu hasil (pemeriksaan) dari psikiater dulu untuk lebih mendalaminya," pungkasnya.

BACA BERITA PONOROGO LAINNYA

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved