Breaking News:

Berita Jember

Polisi Memanggil Lebih dari 20 Orang Saksi Terkait Kasus Honor Pemakaman Covid-19

Puluhan orang saksi itu antara lain pegawai Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember, mantan pegawai BPBD Jember, relawan, juga pegawai OPD.

Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Rahadian Bagus
SURYA.CO.ID/Sri Wahyunik
Polisi saat berada di Kantor BPBD Jember, Rabu (1/9/2021). 

SURYA.CO.ID|JEMBER - Polisi terus mendalami perkara pemakaian anggaran pemakaman Covid-19 di Kabupaten Jember.

Hingga awal pekan ini, polisi telah memeriksa lebih dari 20 orang saksi.

Puluhan orang saksi itu antara lain pegawai Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember, mantan pegawai BPBD Jember, relawan, juga pegawai OPD selain BPBD Jember.

"Iya ini dalam rangka penyelidikan dan penyidikan, kami masih terus dalami. Sejumlah saksi kami panggil, dan mintai keterangan untuk mematangkan dan melengkapi hasil investigasi kami," ujar Kasatreskrim Polres Jember AKP Komang Yogi Arya Wiguna, Senin (6/9/2021).

Yogi menegaskan pihaknya melengkapi data dan keterangan sebelum melakukan gelar perkara kasus itu. Polisi juga sudah menaikkan tahap penyidikan, meskipun belum ada penetapan tersangka.

"Kami harus mendapatkan hasil yang akurat. Sehingga keterangan kami lengkapi. Data yang ada di dokumen hasil penggeledahan juga sedang kami kaji dan analisa," tegasnya.

Polisi saat ini memang masih fokus mendalami data dan keterangan terkait anggaran pemakaman Covid-19 tahun 2021, yang pekan kemarin menjadi viral dan diperbincangkan. Namun tidak menutup kemungkinan, polisi juga mendalami anggaran pemakaman di tahun 2020.

Sebab anggaran pemakaman Covid-19 itu memang dianggarkan sejak terjadinya pandemi Covid-19 yang merenggut sejumlah nyawa.

Seperti diberitakan, beberapa waktu lalu terjadi kehebohan perihal pejabat Pemkab Jember menerima honor pemakaman Covid-19. Ada empat pejabat yang menerima, yakni bupati, sekretaris daerah, kepala BPBD, dan kepala bidang 2 BPBD Jember.

Per orang menerima anggaran Rp 70,5 juta. Honor itu dihitung berdasarkan satu kali kegiatan pemakaman diberi honor Rp 100.000. Honor itu merupakan honor Bulan Juni 2021. Berdasarkan laporan yang dibuat BPBD Jember, kegiatan pemakaman di Bulan Juni 2021 mencapai 705 kegiatan pemakaman.

Namun Bupati Jember Hendy Siswanto menegaskan, honor tersebut telah dikembalikan ke kas daerah. Empat orang yang diberi honor total sebesar Rp 282 juta telah mengembalikannya ke Kasda.

"Sehingga tidak ada kerugian keuangan negara," tegas Hendy.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved