Breaking News:

Berita Trenggalek

Pelancong Bandel Nekat Datangi Objek Wisata yang Ditutup, Disparbud Trenggalek Turunkan Tim Pemantau

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Trenggalek merespons banyaknya wisatawan yang nekat datang ke Pantai Mutiara

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Aflahul Abidin
Pelancong yang nekat berwisata di kawasan pantai selatan Kabupaten Trenggalek saat destinasi masih ditutup, akhir pekan lalu. 

SURYA.CO.ID, TRENGGALEK – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Trenggalek merespons banyaknya wisatawan yang nekat datang ke Pantai Mutiara di Kecamatan Watulimo, akhir pekan lalu.

Kepala Disparbud Kabupaten Trenggalek, Sunyoto mengatakan, langsung menerjunkan tim untuk memantau seluruh destinasi wisata ketika menerima informasi soal kedatangan wisatawan itu.

“Hasilnya memang, seluruh destinasi wisata sebenarnya masih tutup, sesuai aturan yang ada,” kata Sunyoto, Senin (6/9/2021).

Pengelola tempat wisata di Pantai Mutiara, kata Sunyoto, sebenarnya juga masih menutup destinasinya. Hanya saja, tetap ada banyak orang yang datang untuk berlibur pada waktu itu. Bahkan, banyak dari mereka berasal dari luar kota.

Untuk itu, Disparbud Trenggalek akan menerjunkan tim pemantau untuk mengawasi setiap destinasi wisata.

Tim tersebut bertugas memastikan bahwa destinasi wisata yang telah tutup tidak dikerumuni oleh pelancong.

Kedatangan wisatawan saat destinasi tutup membuat penerapan protokol kesehatan menjadi sulit terpantau.

“Bahkan dari kepolisian setempat juga ke lapangan untuk memantau,” sambung Sunyoto.

Sunyoto belum dapat memastikan kapan destinasi wisata di Trenggalek akan dibuka.

Saat ini, pihaknya masih berkoordinasi dengan kepala dinas pariwisata se-Jawa Timur soal langkah lebih lanjut terkait kepariwisataan ini.

“Harapan kami ke depan akan ada pelonggaran, tentunya dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat di objek wisata,” ujar dia.

Sunyoto mengakui, pelaku jasa wisata dan masyarakat lain yang ekonominya bergantung pada kedatangan wisatawan sangat terdampak dengan aturan penutupan destinasi.

Perekonomian mereka praktis mandek sejak objek wisata di Trenggalek ditutup kembali.

Ia juga berharap, kasus Covid-19 di Kabupaten Trenggalek akan lebih menurun. Sehingga pariwisata bisa kembali bergairah untuk meningkatkan ekonomi.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved