Breaking News:

Berita Trenggalek

Hari Pertama Sayembara, Ratusan Tikus Disetor ke Balai Desa Salamrejo Trenggalek

Sayembara ini akan membantu para petani untuk membasmi hama tikus yang tengah mewabah dalam beberapa pekan terakhir.

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/aflahul abidin
Warga memburu tikus di area persawahan jagung di Desa Salamrejo, Kecamatan Karangan, Kabupaten Trenggalek, Senin (6/9/2021). 

SURYA.CO.ID, TRENGGALEK - Warga Desa Salamrejo, Kecamatan Karangan, Kabupaten Trenggalek menyetorkan ratusan bangkai tikus di balai desa setempat di hari pertama sayembara pemberantasan hama, Senin (6/9/2021).

Pj Kepala Desa Salamrejo Bambang Dwi Putranto menjelaskan, ada sekitar 250 ekor bangkai tikus berbagai ukuran yang dibawa warga untuk diklaimkan menjadi rupiah.

Jumlah itu terbilang masih sedikit dibanding dengan jumlah perkiraan tikus yang menyerang tanaman warga di lahan sekitar 100 hektare (ha) di Salamrejo.

Maka, Bambang mengimbau agar warga setempat memanfaatkan sayembara untuk membantu para petani sekaligus mendapat tambahan uang.

Sayembara ini masih akan berlangsung hingga Sabtu (11/9/2021).

Baca juga: Empat Sekolah Tingkat Menengah Pertama Selenggarakan PTM di Kota Batu

Total dana yang disediakan untuk mengklaim tikus senilai Rp 3 juta.

Dengan harga Rp 1000 per ekor, dana itu bisa dipakai untuk 3 ribu ekor tikus tangkapan warga.

“(Sayembara) ini memang dimaksud untuk stimulus agar para petani bersedia secara swadaya memberantas tikus yang ada di area persawahan, tegalan, maupun pemukiman di Salamrejo,” kata Bambang.

Bangkai tikus yang diklaimkan pada hari itu kemudian di kuburkan di lahan kosong desa setempat.

Bambang berharap, sayembara ini akan membantu para petani untuk membasmi hama tikus yang tengah mewabah dalam beberapa pekan terakhir.

Terlebih, mayoritas warga juga mulai menanam jagung dan tanaman lain di musim tanam kali ini.

“Mamang pemdes mencoba hadir mengatasi permasalahan di masyarakat lewat ini. Program kami ini memang berawal dari keluhan para para petani tentang maraknya hama tikus,” sambung dia.

BACA BERITA TRENGGALEK LAINNYA

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved