Breaking News:

KKB Papua

Ancaman Serius Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa Buru KKB Papua Hidup Atau Mati, Kantongi 20 Nama Pelaku

Ancaman serius disampaikan Pangdam Kasuari, Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa memburu anggota KKB Papua hidup atau mati seusai menggugurkan 4 prajurit TNI.

Editor: Iksan Fauzi
Istimewa
Seorang terduga pelaku pembantaian 4 prajurit TNI berinisial MY (baju biru) ditangkap di Kabupaten Maybrat, Papua Barat. 

SURYA.co.id | PAPUA - Ancaman serius disampaikan Pangdam Kasuari, Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa akan memburu anggota KKB Papua hidup atau mati setelah secara keji menwaskan 4 prajurit TNI.

Kabar terbaru, tiga pelaku pembantaian terhadap prajurit TNI yang berjaga di Posramil Kisor Aifat Selatan, Kabupaten Maybrat, Papua Barat telah ditangkap.

Dari mereka, polisi akan menelusuri para pelaku lainnya. Informasi sebelumnya, Pratu Iqbal Abdullah menyebutkan, penyerangan dilakukan sekitar 50 orang. Mereka menggunakan kapak, prang, panah hingga senjata api. 

Pratu Iqbal merupakan salah satu prajurit TNI yang berhasil menyelamatkan diri dari pembantaian secara keji tersebut.

Saat ini, sudah tiga terduga pelaku ditangkap aparat gabungan. Pihak TNI sendiri mengaku sudah mengantongi 20 nama lainnya. 

Pascaperistiwa itu, Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa pun marah. Ia berjanji untuk menghancurkan KKB Papua yang tergabung dalam Komite Nasional Papua Barat (KNPB).

Kini, ancaman lebih serius diungkapkan mantan Danjen Kopassus tersebut, yakni memburu kelompok teroris KKB Papua hidup atau mati.

Hal itu diungkapkan melalui Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XVIII/Kasuari Letkol Arm Hendra Pesireron. 

"Walau mereka tetap bersembunyi, kami akan tetap memburu hidup atau mati," tegas Hendra, Minggu (5/9/2021).

Selain penegasan tersebut, kata Hendra, pihaknya juga telah mengantongi sedikitnya 20 pelaku dari KNPB.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved