Breaking News:

Berita Lumajang

20 Saksi Diperiksa Polisi Terkait Kasus Dugaan Penyunatan Dana Bansos di Lumajang

Polisi terus melakukan penyelidikan kasus dugaan sunatan dana bantuan sosial (Bansos) di Kabupaten Lumajang.

Penulis: Tony Hermawan | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Tony Hermawan
Kasatreskrim Polres Lumajang, AKP Fajar Bangkit Sutomo. 

SURYA.CO.ID, LUMAJANG - Polisi terus melakukan penyelidikan kasus dugaan sunatan dana bantuan sosial (Bansos) di Kabupaten Lumajang. Setidaknya sampai saat ini, ada sekitar 20 saksi yang diperiksa.

Puluhan saksi yakni dari penerima Bansos, pendamping PKH, pemilik e-warung Desa Sawaran kulon, serta pihak Dinsos.

Kasatreskrim Polres Lumajang, AKP Fajar Bangkit Sutomo mengatakan, proses pemeriksaan masih akan terus berlanjut. Bahkan memungkinkan akan lebih banyak lagi saksi-saksi yang diperiksa.

"Sejauh ini masih pemeriksaan saksi-saksi. Sudah ada 20 orang yang kami periksa dan akan bertambah lagi saksi dari pihak penerima bansos," ujar AKP Fajar.

Kendati demikian, dalam perkara ini polisi belum menentukan aktor tersangka dibalik dugaan sunatan Bansos tersebut. Sebab, dalam tahap ini polisi masih mengumpulkan bukti-bukti agar Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dapat segera bekerja mengaudit kerugian negara.

"Kami belum tetapkan status tersangka. Karena untuk tindak pidana korupsi prosesnya panjang. Harus jelas dulu berapa kerugian negara baru bisa menentukan tersangka," pungkas Fajar.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved